Semangat Kartini di Tapanuli Selatan: Kepemimpinan Efrida Yanti Gerakkan Transformasi Pendidikan

Efrida Yanti Pakpahan, STP, MM

2 menit

Read Time

Spread the love

Semangat emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini terus hidup dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui kiprah Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, Efrida Yanti Pakpahan, STP, MM.

Sosoknya menghadirkan gambaran tentang perempuan yang tidak hanya mampu bertahan dalam dinamika birokrasi, tetapi juga tampil sebagai penggerak perubahan di sektor pendidikan.

Karier yang ia bangun berangkat dari proses panjang dan penuh pembelajaran. Dimulai dari posisi staf, kemudian dipercaya sebagai kepala seksi, kepala bidang, hingga sekretaris, setiap jenjang menjadi ruang penguatan kapasitas dan integritas.

Kini, tanggung jawab sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan diembannya dengan perspektif yang matang dan visi yang terarah. Baginya, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan sarana untuk menghadirkan dampak.

Ia menempatkan pendidikan sebagai instrumen strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter dan adaptif menghadapi perubahan zaman.

Dalam praktik kepemimpinannya, Efrida menonjolkan pendekatan kolaboratif. Ia aktif membangun komunikasi dengan para guru, tenaga kependidikan, hingga pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan setiap kebijakan berjalan selaras dengan kebutuhan di lapangan.

Ia percaya bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dicapai secara individual, melainkan melalui kerja bersama. Di sisi lain, ia juga memberi perhatian khusus pada pemberdayaan perempuan dalam dunia pendidikan.

Mulai dari peningkatan kompetensi guru perempuan hingga mendorong partisipasi aktif siswi agar terus melanjutkan pendidikan, menjadi bagian penting dari agenda kerjanya. Ia ingin memastikan bahwa tidak ada lagi ruang bagi keraguan terhadap kapasitas perempuan.

Tantangan tentu tak terelakkan. Namun, ia menjawabnya dengan konsistensi kinerja dan keteguhan prinsip. Ia membuktikan bahwa perempuan mampu berdiri sejajar dalam kepemimpinan, tanpa harus kehilangan nilai empati dan kepekaan sosial yang menjadi kekuatannya.

Sejalan dengan arah pembangunan daerah yang dipimpin oleh Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, Efrida mengimplementasikan prinsip ‘Bangkit’ sebagai landasan kerja.

Ia juga menguatkan semangat ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’ melalui berbagai program pendidikan yang berorientasi pada pemulihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tak hanya itu, ia mendorong integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang tidak tercerabut dari akar budaya, namun tetap memiliki daya saing di tingkat yang lebih luas.

Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa, perjuangan belum selesai. Melalui dedikasi dan kepemimpinannya, Efrida Yanti Pakpahan menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang-ruang yang mungkin selama ini dianggap biasa seperti, dunia pendidikan.

Apa yang ia lakukan hari ini bukan hanya tentang menjalankan amanah, tetapi juga tentang membuka jalan bagi generasi perempuan berikutnya untuk berani melangkah lebih jauh. Sebuah upaya nyata dalam meneruskan semangat Kartini, mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan memberi harapan bagi semua.

Publisher : Ubaidillah (U)

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports

You cannot copy content of this page