Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Warga Transmigran Siap Berangkat dari Kantor Disnaker.
www.kontrasindependent.com Malang- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang memberangkatkan sembilan jiwa dalam program transmigrasi tahun ini. Keberangkatan dilaksanakan pada Rabu (22/11) di Gedung Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) dan dipimpin langsung oleh Kepala Disnaker, Drs Yoyok Wardoyo MM.
Kadisnaker memaparkan bahwa, Sembilan orang tersebut terdiri dari dua KK (kepala keluarga) yang berangkat ke dua lokasi transmigrasi yang berbeda yakni Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dan ke Sidenrep Rappang Sulawesi Selatan.

Kedua KK tersebut berangkat melalui dua program transmigrasi yang berbeda yakni luncuran dan reguler diantaranya yaitu Wawan Prabowo, 47, warga Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji yang membawa seorang istri, tiga orang anak, dan seorang keponakan yang berangkat melalui program transmigrasi reguler ke-Enam orang tersebut diberangkatkan ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara satu KK lainnya, Slamet Suharto, 52 warga Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang yang membawa seorang istri dan seoarang anaknya. Mereka diberangkatkan melalui program transmigrasi luncuran ke Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Sebagai informasi, transmigrasi reguler adalah program transmigrasi yang dibiayai dari pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Sementara transmigrasi luncuran merupakan program transmigrasi yang biaya keberangkatannya dibiayai oleh pemerintah daerah, Untuk luncuran diperlukan sharing anggaran dari daerah pengirim yaitu pembekalan, tranaportasi dari daerah asal ke tempat tujuan plus pengawalan.
Tahun ini, untuk memberangkatkan calon transmigran, Disnaker menggandeng 11 perusahaan. Satu diantaranya, yakni MS Glow mengeluarkan Corporate Social Responsibilty (CSR) sebesar Rp 30 juta. Sedangkan 10 perusahaan lainnya membantu dalam kapasitas kepedulian sosial.
Dari 10 Perusahaan yakni, PT Excel Mandiri Inovasi, PT Eka Mas Fortuna, PT Wijaya Cahaya Timber, PT Sumber Abadi Bersama, PT Otsuka Indonesia, PT Molindo Raya Indonesia, UD Putra Bintang Timur, PT Arthawena Sakit Gemilang, PT Penamas Nusa Prima dan PT Catur Mulia Mandiri.
Kepala Disnaker mengatakan, karena ada program luncuran yang sifatnya mendadak, maka pihaknya berupaya untuk memanfaatkan hal tersebut. Yakni berkolaborasi dengan perusahaan memberangkatkan transmigrasi lewat program itu.
“Ini merupakan inovasi dari Kami. Sesuai perintah dari Bapak Bupati Malang, meski keterbatasan anggaran, maka setiap OPD harus bisa berinovasi,” jelasnya.
Untuk Satu KK berangkat transmigrasi dibutuhkan biaya Rp 48 juta.
Mantan Staf Ahli Bupati Malang ini menjelaskan, CSR diberikan oleh J99 Corp sebesar Rp 30 juta. Sisanya dari perusahaan lainnya yang juga turut peduli terhadap pemberangkatan Transmigrasi ini.
Sementara itu, Kabid Transmigrasi Disnaker Kabupaten Malang, Achmad Rukminto mengatakan, antusiasme masyarakat untuk mengikuti program transmigrasi sangat banyak.
“Banyak yang datang ke kami menanyakan apakah program Transmigrasi masih ada. Per tahun, ada sebanyak 50 orang mendaftar diri untuk mengikuti Transmigrasi,” sebutnya.
Meski permintaan Transmigrasi banyak, tidak semua bisa diberangkatkan, Karena kuotanya sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. 1 KK transmigrasi berangkat hari ini juga kemudian transit di Wisma Transito Surabaya dan diberangkatkan ke lokasi tujuan Jum’at (25/11/23)
Sedangkan 1 KK transmigrasi program reguler rencananya diberangkatkan 2 Desember mendatang ke Kabupaten Sidrap. Sebagai informasi, 2 KK Kabupaten Malang yang diberangkatkan sudah dibekali dengan pelatihan, peralatan pengolahan hasil pertanian, sedangkan di area transmigrasi juga diberikan tanah dua hektar secara bertahap, satu unit rumah dan biaya jaminan hidup selama satu tahun.
Hadir Dalam acara keberangkatan tersebut, Kepala Disnakertran Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Bagian Kerjasama dan stakeholder lainnya. (Utsman/tika)
Publisher : Utsman Pers








