Publik Bertanya : Kenapa Kasus Pencabulan Ulama Madura Banyak Diam??

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Foto Ilustrasi ulama.

www.kontrasindependent.com Bangkalan- Seiring berjalannya waktu kasus pencabulan di Galis Bangkalan masih menuai polemik publik, padahal kasus ini sudah jelas banyak korbannya tapi sayangnya Korban yang melaporkan ke pihak Kepolisian Polda Jatim baru satu orang yang lain kemana?? Ada apa dengan Madura??? Terkesan ditutup-tutupi seolah-olah tak ingin terdengar kebenarannya…

Sedangkan di mata dunia Madura itu dikenal banyak tokoh Ulama,Ustad,Santri, basisnya Pesantren yang umumnya menjunjung tinggi adat kesopanan memprioritaskan akhlak.

Akan tetapi anehnya dengan adanya dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum Lora (Putra Kyai Pondok’an) para tokoh ulama besar di Madura Bangkalan banyak diam, publik bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di Madura Bangkalan???.. kok kurang respon terkait kasus ini??.. seolah-olah para Ulama di Madura lebih memilih diam.

Masih harum kita dengar bersamaan waktu pencarian bakat penyanyi dangdut D7 di Indosiar Valen asal Kabupaten Pamekasan yang dianggap membawa nama harum pulau Madura dinobatkan sebagai juara ke-2 walau publik banyak yang kecewa yang semestinya Valen layak meraih Juara 1. 

Pasca acara pencarian bakat tersebut Valen mendapat antusias seluruh warga Madura bahkan akan digelar Konser pada Tahun baru tgl 1 Januari 2026 ini akan tetapi menuai kontroversi para ulama Madura, terutama dari MUI (Majlis Ulama Indonesia) Silahkan kalau mau diadakan Konser di Alun-alun Pamekasan akan tetapi Ada 11 Syarat yang harus dipenuhi.

Diantaranya : Tidak boleh suara sound terlalu menggema, penonton laki dan perempuan dipisah, lagu-lagunya yang tidak mengundang nafsu, Penyanyi diwajibkan berpakaian sopan, tari-tariannya tidak boleh mengundang syahwat dan banyak syarat lainnya yang harus di penuhi.

“Oke soal Konser Dangdut itu pandangan agama itu maksiatlah tapi anehnya soal Kasus Pencabulan pada santriwati oleh oknum Lora di Bangkalan kok para ulama pada diam??? Kok gak ada yang komentar kenapa ya??? Kok aneh??,kok gak gercep (Gerak Cepat) seperti rencana acara konser di Pamekasan kemana tokoh Ulama NU Bangkalan?? Kemana MUI Bangkalan???” Ungkap komentar pegiat medsos atau para Netizen di group Facebook “KABAR MADURA”.

Bahkan rumor berkembang di lapangan terkait kasus ini banyak orang-orang yang berusaha mau menutup-nutupi kasus ini, yang lebih ironisnya lagi para korban lainnya banyak yang tidak berani melaporkan kasus pencabulan yang diduga Puluhan anak korbannya.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.

Author: Danielger