Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi
Ket foto : Madas Malang Raya giat rutinan pengajian dan Sholawatan.
www.kontrasindependent.com Malang- Organisasi Masyarakat MADAS (Madura Asli) Malang Raya yang di pandegani Asyadie selaku Ketua, setelah kegiatan santunan yang di gelar di Daerah Kec. Dampit sebulan lalu, saat ini Ahad 28/7/24 menggelar kegiatan kerohanian Pengajian dan Sholawatan dirumah anggota H. Solikin.
Dalam giat tersebut seluruh jajaran pengurus dan anggota dari beberapa wilayah Malang Raya ikut hadir di moment tersebut.
Acara di mulai pukul 10:00 Wib yang mana acara pengajian di bawakan oleh Ustad Muhammad Yusup yang biasa dikenal Gus Yusup asal Pulau Garam.
Beberapa tausiyahnya Gus Yusup menyampaikan bahwa ormas Madas ini adalah organisasi yang sangat kental sekali kegiatan sosial dan kegiatan kerohanian yangmana pengajian/ Sholawatan dan santunan menjadi agenda rutin setiap bulan dilaksanakan secara bergiliran per wilayah.
Tausiyah yang penuh dengan homoris itu selalu di sampaikan oleh Gus Yusup disetiap pertemuan, selain membacakan kitab untuk siraman rohani namun untuk menghindari rasa kejenuhan Gus Yusup selalu membbawakan pengajian yang bernuansa humor hingga mengocok perut para pendengar.

Sementara ketua MADAS Malang Raya Asyadie dalam hal ini slalu membakar semangat untuk semua anggota Madas agar tetap menjaga kekompakan kesemangatan disetiap kegiatan ORMAS MADAS.
Asyadie yang juga pria berdarah Madura itu memiliki cirihas rambut panjang tinggi besar berwajah tampan sesuai dengan api membara kesemangatan dalam membesarkan ormas yang ia pimpin itu.
Terlihat semangat besar di aura wajah anggota Madas selain memiliki program rutin kerohanian tiap bulan yang menjadi barometer has ormas MADAS itu dimana-mana mereka selalu kompak dang peduli terhadap salah satu anggota apabila ada yang sakit maupun kena musibah selalu mengumpulkan donasi sukarela untuk membantu atau mengurangi beban para anggota yang punya musibah.
Motto yang biasa di orasikan yaitu Siapa Kita??? (MADAS) “Salam Settong dere, Jenjih Lecak, Jenji Gerre jek perahu, Allohummasollialamuhammad,” dengan logat bahasa Madura.(Utsman)
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional Kontras Tv dan Online.








