Kontras Independent Media Sarana Restorasi Dan Informasi Publik
www.kontrasindependent.com
Koin Bukittinggi Kisah perceraian yang terjadi antara Ikman dan Rahmi sudah diputuskan oleh Pengadilan Tinggi Agama(PTA) Padang pada tanggal 20/07/2017, dengan nomor : 0025/Pdt.G/2017/PTA.Pdg.
Usai perceraian terjadi, ternyata berdampak buruk terhadap anak kandung mereka yang semata wayang, yakni sianak kehilangan rasa kedekatan dengan sosok ayahnya, dan merasa ditelantari tanpa adanya lagi komunikasi juga biaya nafkah hidup.
Hal demikian diterangkan Rahmi kepada awak media Kontras Independent pada tanggal (04/05) dikediamannya, kelurahan Campago Guguak Bulek, kecamatan Mandiangin Koto Selayan, kota Bukittinggi.
“Sesuai yang tertuang dalam surat putusan PTA Padang, tentang pembayaran nafkah anak yang berinisial (Z) minimal Rp.600.000,-/bulan, sampai anak tersebut dewasa dan mandiri, hanya dibayarkan Ikman selama 6 bulan saja, terlepas itu, mulai dari tahun 2018 hingga sekarang, tidak ada sama sekali di bayarkannya” ujar Rahmi.
Ditambahkan Rahmi,” Akan hal tersebut, pada tanggal 25 Juni 2022, saya selaku ibunya dan sekaligus sebagai pengasuhnya, sudah melayangkan surat kepada Kapolda c.q.Dirreskrimum Polda Sumbar, tentang laporan terkait penelantaran anak diduga dilakukan oleh Iptu Ikman,” ucapnya.
Ditambahkan lagi,”Bahkan pada tanggal 21 September 2022, saya pun sudah melaporkan langsung ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu(SPKT) Polda Sumbar, dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi(STTLP) nomor : STTLP/390.a/IX/YAN/2022/SPKT//POLDA SUMATERA BARAT, dan hingga saat ini belum ada kelanjutan informasi dari pihak penyidik Polda tersebut” katanya.
Dilanjutnya lagi, “komunikasi anak saya dengan ayahnya, dikarenakan terhalang oleh istri ke 5 Ikman yakni Lismawati salah seorang Kepala Sekolah(Kepsek) SDN di kabupaten Pesisir Selatan,” imbuhnya seraya menduga kalau istrinya itu hanya sebatas menikah Siri.
Disambung lagi, “Sebab, ketika sianak hendak menghubungi melalui Handphone(HP)nya masing-masing, namun sang istrinyalah yang selalu mengangkat dan mematikan Hp tersebut,” pungkasnya lagi.
Terpisah, pada tanggal (05/05), awak media Kontras Independent telah mengkonfirmasi secara tertulis melalui japri What’s App (WA) pribadi Iptu Ikman, namun belum ada tanggapan sama sekali sampai berita ini tayang.
Kandasnya kebahagiaan keluarga kecil dalam sebuah perkawinan singkat selama lebih kurang 4 tahun, Ikman dan Rahmi hanya dikaruniai satu orang anak laki-laki bernama inisial (Z), yang saat ini sudah duduk dibangku pendidikan Sekolah Dasar(SD) kelas 1.
Hingga berita ini tayang, awak media Kontras Independent belum mengkonfirmasi pihak bersangkutan dan terkait lainnya untuk kelanjutan tayangan pemberitaan ini. (Red/Bram)
Publisher Viansyah








