Bay foto : Saat Prosesi Bari’an Warga Umbulrejo Pamotan.
www.kontrasindependent.com Malang- Warga Umbulrejo Desa Pamotan Kecamatan Dampit menggelar bari’an (Selamatan Desa)yang merupakan tradisi masyarakat setempat dilakukan rutin setiap bulan Suro (Muharrom 1444 Hijriyah) Tahun 2022.
Dalam giat tersebut ratusan warga membawa bancaan/makanan yang di tempatkan encek-encek gedeboh pisang untuk dibawa ke Punden yang beralokasi di Wisata Banyu Umbulan dengan berbagai rangkaian acara budaya adat jawa.
Di kesempatan tersebut rangkaian acara sambutan dari Kepala Desa Pamotan Drs. Sukoharyono, Camat Dampit yang diwakili Sekcam Mariyono di mana esensi sambutan berisi support dengan adanya giat tersebut yang memang sebuah tradisi dari Nenek moyang dahulu yang harus di lestarikan.
Sekelumit penjelasan Kades Pamotan bahwa Sumber Mata Air Umbulrejo menjadi sumber kehidupan yang mengalir pada tujuh dusun (Satu Desa) oleh karenanya bahasa tradisi bari’an terus tiap tahun di tingkatkan.

Seiring komentar Kamituwo Dusun Umbulrejo Panenadi di wawancara pihaknya sangat bangga sekali adanya acara tersebut karena ini termasuk kegitan budaya dari leluhur mereka melakukan selamatan tiap tgl 1 suro di Sendang kamulyan dengan harapan mendapat berkah barokah berdo’a bersama untuk para leluhurnya, “Harapan saya kegitan ini kedepan para RT, RW, semakin kompak, rukun dan lebih baik lagi,”Ujarnya.
Satu tempat hadir Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Gerindra bagian Komisi IV Rahmad Kartala di Konfirmasi memaparkan bahwa “Saya mengapresiasi dan bangga adanya kegiatan ini karena di Desa Pamotan ini sangat luar biasa sekali dengan sumberdaya alamnya begitu asri dan luas sekali terdiri dari 7 pedukuhan,”.
“Ini sangat bagus sekali dijadikan desa wisata di kabupaten Malang di sini ada sumber mata air umbulan yang besar sekali dan banyak mengembangkan adat budaya jawa antaranya ibu kebaya, tarian topeng dan ada juga ciri khas tarian Pamotan.

“Saya sangat bangga dengan adanya potensi budaya yang ada di Desa sini, makanya ini harus ada kepedulian dari pemerintah Kabupaten Malang ketepatan saya sendiri berada di Komisi IV yang membidangi kepariwisataan dan kebudayaan oleh karena itu Desa Pamotan Kecamatan Dampit harus bisa jadi aicon Kabupaten Malang sehingga nantinya bisa menghasilkan pendapatan daerah di desa,”Ungkapnya.
Lanjut Rahmad Kartala “Alhamdulilah kemarin kita juga didampingi Anggota DPR RI Mureno Suprapto dengan membantu pengembangan tempat wisata seperti pavingisasi, penataan-penataan, plengsengan dan lain sebagainya, itu sebagai bentuk kompensasi dari mas Mureno yang selalu berkolaborasi dengan saya selaku anggota DPRD Kabupaten Malang bagian Pariwisata dan Kebudayaan,”Ujar Wakil Rakyat dari Partai Gerindra itu.(Utsman)








