Total 43.838 Orang Keracunan MBG, Anehnya Tak Pernah Ada Proses Hukum Jadi Tersangka

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi PublikĀ 

Ket foto : Keracunan MBG Marak Kembali, Ratusan Siswa Diberbagai Daerah di evakuasi ke rumah sakit.

www.kontrasindependent.com Indonesia Raya- Keracunan MBG marak kembali diberbagai daerah siswa siswi terjadi mual-mual muntah-muntah, kejang-kejang bahkan ada juga terjadi sampai meninggal dunia.

Menurut JPPI (Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia) Hingga September 2026, jumlah korban dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat mencapai 43.838 orang, sementara data surveilans Kementerian Kesehatan per awal September 2026 bahkan mencatat hingga 50.059 orang terdampak dari ratusan kasus yang tersebar di berbagai wilayah.

Beredar dimedia sosial beberapa hari ini diantaranya Papua terjadi kejang-kejang usai santap makanan MBG siswa SMA Negri Ulvas Kabupaten Waroben Papua pada tgl 30 september lalu.

179 Siswa SD di wilayah Lombok Tengah mendadak munal-muntah setelah makan menu MBG disekolahnya, 276 Anak TK dan SD wilayah Bawang Batang Timur puluhan ambulan berbondong-bondong evakuasi korban dibawa kerumah sakit hingga penuh terjadi pada Rabu 23 September 2026.

Terjadi juga setelah tragedi keracunan sebulan lalu di Beras Tagih Kabupaten Karo Sumatra Utara diungkap ke media, hasil lap sampel menu dan muntahan siswi yang hingga lupa ingatan menu MBG di temukan 3 bakteri berbahaya pada menu makanan Nasi, tahu goreng, Buah dan sayur dari Dapur.

Sejumlah siswa di Kediri terjadi keracunan MBG tak hanya itu di SMAN 1 Tongaonga, Sebanyak 280 Siswa juga diduga keracunan di rujuk kerumah Sakit Bukit tinggi.

Kejadian dilapangan melalui vidio amatir ada menu MBG yang banyak belatungnya, di tempat lain juga terjadi MBG milik Pondok Pesnatren di Bandung Barat warga demo dan di membongkar paksa meminta dapur MBG distop karena banyak meracuni santri dan siswa diwilayahnya.

Publik bertanya-tanya kenapa keracunan mencapai Puluan ribu seperti ini namun tak pernah ada satupun pelaku di proses hukum dan jadi tersangka.

Masyarakat sudah muak dengan adanya program tersebut namun sayangnya Presiden Prabowo dan Pejabat pemerintah pusat tuntutan masyarakat nampak diabaikan tak pernah ada jawaban yang jelas, masyarakat, mahasiswa meminta MBG dihentikan namun terlihat pemeritah tak ada respon positip “Terus masih mau nunggu korban berapa lagi,”ujar netizen .(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional Kontras TV dan online.

Author: pusat 2