KONTRAS INDIPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK
www.kontrasindependent.com
(11.10.2026)
MALANG // KONTRAS INDEPENDENT – Guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal dengan istilah 3C, jajaran Polsek Dampit bersama personel Koramil 0818/15 Dampit gencar melaksanakan patroli dialogis. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Dampit tetap aman, damai, dan kondusif.
Dalam giat patroli yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) malam tersebut, petugas gabungan TNI/Polri menyambangi salah satu pusat keramaian warga, yakni Warkop “Pojok Pitung” milik Cak Faisol atau yang akrab disapa Cak Doweh, yang terletak di areal Jalan Raya Pasar Dampit, Kabupaten Malang. Di lokasi tersebut, petugas memanfaatkannya untuk berdialog santai namun berbobot dengan para pemuda, tokoh masyarakat, serta warga yang sedang berkumpul.
Patroli dialogis ini sengaja dikemas secara humanis agar komunikasi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan masyarakat dapat terjalin lebih erat. Petugas menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat semata, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran serta aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui patroli dialogis ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas. Sinergi yang kuat adalah kunci utama memutus mata rantai kejahatan,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Selain memberikan imbauan, petugas juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat untuk mendorong kembali kekompakan warga dalam mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Warga diminta untuk tidak ragu atau takut segera melapor ke Polsek Dampit apabila melihat, mendengar, atau mengetahui adanya pergerakan gerak-gerik orang yang mencurigakan maupun tindakan yang mengarah pada kriminalitas.
Kehadiran nyata TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat pada malam hari ini terbukti efektif memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik (public trust). Dengan adanya komunikasi dua arah yang berjalan baik, potensi gangguan keamanan sekecil apa pun dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.
Giat patroli yang berlangsung hingga larut malam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pihak TNI/Polri Dampit berharap tingkat partisipasi dan kesadaran mandiri masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat terus dipertahankan demi terciptanya wilayah Dampit yang bebas dari gangguan kamtibmas.
Menanggapi kegiatan positif tersebut, Pimpinan Umum Media Kontras Independent, Fatkhur Rohman, S.H., memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah taktis yang diambil oleh jajaran Forkopimcam Dampit. Menurutnya, pendekatan dialogis berbasis komunitas seperti ini adalah langkah paling tepat dalam mewujudkan wilayah yang aman.
“Kami dari jajaran redaksi Kontras Independent sangat mendukung penuh langkah presisi yang ditunjukkan oleh personel Polsek Dampit dan Koramil. Warkop dan ruang publik adalah episentrum interaksi warga, sehingga menjadikannya sebagai titik sambang patroli adalah strategi yang sangat cerdas. Ini adalah wujud nyata dari konsep Restorasi Keamanan—di mana pencegahan kejahatan diutamakan melalui komunikasi dan gotong royong, bukan sekadar penegakan hukum setelah kejadian,” tegas Fatkhur Rohman, S.H. dari masa lalu conversations.
Ia juga menambahkan bahwa media Kontras Independent akan terus berkomitmen mengawal kemitraan antara aparat dan masyarakat lewat pemberitaan yang edukatif dan berbasis fakta kebenaran. “Kami mengimbau seluruh masyarakat Dampit untuk menyambut baik ajakan TNI/Polri ini. Jadilah polisi bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Laporkan segera hal-hal mencurigakan ke pihak berwajib agar penanganan bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur,” pungkasnya.
Jurnalis: SHELOR
Editor: Redaksi Kontras Independent








