PTPN III Kebun Pulau Mandi Tingkatkan Mutu Demi Produksi Yang Lebih Baik

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

www.kontrasindependent.com-06 Januari 2023-Kabupaten Asahan -Manajemen PTPN III Kebun Pulau Mandi dibawah kepemimpinan Djoel Irwin SP selaku Manajer dan Jase Muhammad Saputra SP, selaku Asisten Kepala (Askep), terus berusaha meningkatkan mutu Produksi dengan mutu yang terbaik.

Hal itu disampaikan oleh Jase Muhammad Saputra SP selaku Askep PTPN III Kebun Pulau Mandi saat dijumpai oleh tim awak Media diruang kerjanya, Kamis (05/01/2023) sekira pukul : 15.00 WIB.

“Kami tetap melakukan perubahan untuk hasil Produksi yang terbaik sesuai tuntutan dari Perusahaan bang, sebisa mungkin kami gali produksi dengan tidak lupa mengedepankan mutu dari Produksi yang di hasilkan,” Ucap Jase.

Lanjut keterangan Jase, “Jadi kita ajak semua lini untuk berperan aktif dalam tufoksi kerjanya masing-masing, semua lini harus bisa saling mengingatkan apabila ada dilihat bentuk kesalahan dan pelanggaran kerja, termasuk orang abang-abang Media, kami terima kritikan dan saran selagi itu kritik dan saran yang bisa membangun buat kami, yang kesemuanya itu untuk pencapaian target RKO dan RKAP,” Ucapnya.

Dan saat disinggung tentang panen buah mentah (F : 0-0) sehingga kapel atau ancak panen tidak tembus, Pak Askep dengan tegas menjawab, “kepada karyawan panen selalu kita ingatkan untuk tidak rugi dari ulahnya sendiri memanen buah mentah, karena sistem untuk menyediakan Tandan Buah Segar (TBS) yang disajikan di TPH (Tempat Pengumpulan Hasil) adalah benar-benar TBS yang siap angkut,” ungkapnya.

“Untuk menghindari TBS mentah bisa terkirim ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS), sistemnya benar-benar kita jalankan bang, dari mulai denda terhadap pemanen yang diketahui memanen buah mentah, sampai dengan pelaksanaan sortasi di TPH, Mandor 1 bersama Mandor Panen dan petugas Kapspeksi memeriksa TBS di TPH dihadapan masing-masing pemanen, jadi jika ada terpanen buah mentah (belum memberondol) kepada pemanennya langsung diberikan tindakan berupa pemotongan premi,” ungkap Jase.

Menutup keterangannya Jase mengatakan, “hal yang sama juga dilakukan untuk pemanen yang tidak tembus ancak panennya, namun jika Angka Kerapatan Panen (AKP) nya memang benar-benar rapat sehingga ancak itu tidak tembus dan harus diulang keesokan harinya itu pengecualian yah bang, namun itupun harus koordinasi dulu dengan mandor panennya,” tutup Jase.

Sebelum ketemu dengan Askep, tim awak Media terlebih dahulu melakukan monitoring kelapangan untuk melakukan tufoksinya sebagai Sosial Kontrol, dan tim awak Media merasakan perbedaan yang cukup signifikan antara Kebun Pulau Mandi dengan kebun-kebun tetangganya, dimana apa-apa yang disampaikan oleh Askep bukan hanya sekedar teori, namun memang benar-benar dikerjakan dan dilaksanakan sesuai Instruksi Kerja (IK) PTPN III. (Ma)

publisher:Ahmad Shohibi