Profesor Asal Malang Ciptakan Beras Prote’in Tinggi di Amerika

Spread the loveKontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik  Ket foto : Prof. Herry S. Utomo Asal Malang. Orang Pintar Dari Malang  ( Believe..

1 menit

Read Time

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Prof. Herry S. Utomo Asal Malang.

Orang Pintar Dari Malang 

( Believe Or Not ) 

www.kontrasindependent.com Malang- Prof. Herry S. Utomo, ilmuwan asal Malang yang kini menjadi profesor tetap di Amerika Serikat, berhasil menciptakan beras tinggi protein pertama di dunia yang diberi nama “Cahokia Rice”. Beras inovatif ini memiliki kandungan protein 50% lebih tinggi dibandingkan beras biasa serta memiliki indeks glikemik rendah, menjadikannya pilihan yang lebih sehat bagi masyarakat dunia.

Penemuan ini dinilai mampu memberikan dampak besar pada ketahanan pangan global, dengan potensi menambah hingga 1 juta ton protein nasional. Tak hanya berkarya di luar negeri, Prof. Herry juga aktif menyalurkan ilmunya ke Indonesia melalui platform IDN-U, berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan teknologi pangan di tanah air.

Inovasi ini membuka harapan baru bagi pengembangan varietas beras yang lebih bernutrisi, sekaligus membanggakan nama Indonesia di kancah internasional. 

Prof. Utomo memulai karier akademisnya di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, dengan fokus pada pemuliaan tanaman. Ia kemudian melanjutkan pendidikan master dan doktoralnya di Amerika Serikat sebelum menjadi profesor penuh di LSU, sumber dari Time Indonesia(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports

You cannot copy content of this page