Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Anggota Polsek Kalipare saat turun ke lokasi.
www.kontrasindependent.com Malang- Pengatur Lalu Lintas Jalan longsor di wilayah Rajekwesi Kalipare-Donomulyo di duga meresahkan warga.
Ramai di media sosial di group akun Facebook INFO KALIPARE, Berawal dari keluhan beberapa masyarakat yang sering melintasi di jalan raya Rajekwesi Tumpakrejo Kalipare dari akun Siti Raja Sayur yang meminta Pihak Kepolisian Sektor Kalipare “Mohon di tindaklajuti pak, Langsung SAT SET Komandan, Jalok Sak Ikhlase tapi Nyegat,” Tulisanya.
Berbagai komentar dari Netizen “Duwite gae opo sprono sprene tak delok2 yo ganok pembangunan,” Tuturnya.
Ada lagi yang berkomentar dengan kekesalanya sering isi uang oplong tapi yang bersangkutan ra tau terima kasih.
Ada juga yang ngisi Rp.2000 perak yang menadah pakek oplong kata-katanya tidak nyaman “Yang Pakek motor Scupy nyeplongno mek 2000. Ada juga yang bilang begitu dengan wajah cemberut.
Ada juga yang menanggapi bernuansa membela para pengatur lalu lintas “Sampean iku ora matur nuwun coba lek ganok seng jogo utowo ngarur jalan lak nyemplong nang jurang, Ungkapnya.
Ada juga ungkapan dari akun Maya Nagisah “Ngapunten mbak, mas, kulo tomot komen nggeh. Kulo paringi informasi nggeh soal sumbangan ten rajek wesi niku, pancene duwite oleh narek seng setengah ari niku masuk pribadi tapi seng setengah hari maleh niku mlebet ten masjid ngembol anding sekolaan niku seng kulo semerap” Ujarnya.
Banyak komentar yang kontrofersial terkait adanya penjagaan jalan longsor di Rajekwesi.
Akhirnya dari puluhan komentar yang rame di Medsos tersebut dari Kontras Independent memberikan informasi pada Kapolsek Kalipare Akp Kukuh Purwono adanya Info yang firal di Facebook itu, 7 Juli 2023, tak lama dengan cepat dan tanggap Kapolsek memerintahkan pada jajaran anggotanya untuk mengingatkan pada penjaga lalu lintas di lokasi.
Seiring Kanit Binmas Wawan Sukariyono juga menanggapi kejadi tersebut ikut serta menertibkan dan menindaklajuti ketidak nyamanan masyarakat pengguna jalan.(Utsman)
















