SURABAYA, KONTRAS INDEPENDENT & BRATA POS – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi panggung komando moral bagi dua pucuk pimpinan media besar di Jawa Timur, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H. (Pimpinan Redaksi Brata Pos) dan Fatkur Rohman, S.H. (Pemimpin Umum Media Kontras Independent). Sebagai nakhoda utama, kedua tokoh pers yang juga berprofesi sebagai advokat ini memanfaatkan momentum sakral ini untuk menegaskan arah kepemimpinan yang berbasis pada keikhlasan, pengorbanan, dan ketegasan dalam mengawal kebenaran publik.
Dalam maklumatnya, Pimpinan Redaksi Brata Pos, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran wartawan dan stafnya untuk menjadikan Idul Adha sebagai “sekolah keikhlasan” dalam memimpin pena jurnalisme. Tokoh pers asal Gresik ini menekankan bahwa seorang jurnalis sejati harus dipimpin oleh hati yang bersih, yang berani “menyembelih” ego pribadi, keberpihakan, serta segala bentuk godaan materi agar berita yang disajikan kepada masyarakat tidak cacat dan tetap objektif.
Sinergi komando ini diperkuat oleh Pemimpin Umum Media Kontras Independent, Fatkur Rohman, S.H., yang menyerukan pesan kepatuhan hukum tertinggi kepada seluruh jajaran redaksi, mitra kerja, dan klien hukumnya. Dirinya menegaskan bahwa esensi utama dari kepemimpinan di hari raya qurban adalah kerelaan berkorban demi kemaslahatan bersama, menjaga integritas profesi tanpa tebang pilih, serta selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah penegakan hukum dan pemberitaan.
Di akhir pernyataan bersama, kedua pimpinan media ini menegaskan komitmen institusional mereka untuk terus berdiri tegak di garis depan demokrasi sebagai pemimpin opini yang mencerahkan dan mencerdaskan bangsa. Melalui momentum Idul Adha 1447 H ini, Brata Pos dan Media Kontras Independent bertekad menjaga konsistensi (istiqamah) dalam menyuarakan hak-hak masyarakat lemah serta menjadi kontrol sosial yang independen, tajam, dan tepercaya.
Publisher : Ubaidillah (U)








