Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Acara Haul Akbar Ponpes Mansyaul Ulum.
www.komtrasindependent.com Malang- Dalam rangka Haul Akbar KH. Zainal Alim ke-71, Nyai Hj. Siti Mariyah ke-48 dan KH. Nasir Zayadi ke-22 di gelar Minggu 25-26 Februari 2024. di Halaman Pondok Pesantren Mansyaul ulum Jl. Sumber Agung Ganjaran Gondanglegi Kab. Malang.
Acara di hadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Prof. Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd. DPR Provinsi, Hj. Hikmah Bagaqih, M.Pd, Para Ulama, Habaib, tokoh agama dan tokoh masyarakat dan ratusan wali murid dan alumni Mansyaul ulum.

Dalam acara tersebut sambutan pertama di sampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul ulum KH. Muhklason Nasir, beliau menuturkan sehubungan dengan acara Haul tersebut menghimbau kepada seluruh para alumni dan wali santri agar mengikuti acara mulai dari Hotmail Qur’an, yasinan, tahlil dan Do’a bersama hingga acara selesai, “Jangan hanya Sowan setelah itu pulang itu kurang sempurna,” terang Pengasuh Ponpes MU.
Selain itu lanjut KH. Muhklason “Acara Haul ini tetap ditingkatkan agar kita selalu mendapat barokah para almagfirlah kita melanjutkan perjuangan almarhum almarhumah guna mencetak kader-kader santri yang berakhlakul Karimah,”timpalnya.

Satu tempat sambutan disampaikan oleh Menteri Desa Profesor Abdul Halim pihaknya mengapresiasi adanya Haul Almagfirlah yang telah memperjuangkan Islam yang hingga saat ini di teruskan KH. Muhklason Nasir beserta Nyai Hj. Marwati Nasir bersama jajaran pengurus Ponpes Mansyaul Ulum.
Pihaknya menyampaikan “Selayaknya diadakanya Haul Akbar ini untuk ngalaf barokah beliau para almagfirlah dan saya berpesan jangan sampai mempermainkan Nahdlotul ulama karena NU itu pencetusnya para masyaih, para wali dan para ulama jadi jangan sekali-kali mempermainkan NU,”Ujarnya.

Pesan lagi dari menteri Desa “Sehubungan dengan pembangunan dan pengembangan ponpes ajukan pada Dewan Provinsi bila tidak di ACC laporkan pada saya nanti saya yang Negor,”timpalnya.
Seiring tausiyah disampaikan dari Habib Yahya menyampaikan “Saya hanya meneruskan dari pengasuh pondok KH. Muhklason Nasir dan Menteri Desa Sehubungan dengan adanya Haul ini tujuanya tidak ada lain hanya tabrrukan (Ngalaf Barokah) para penyebar agama Islam menghidupkan agama Alloh SWT. Yakni yang kita rayakan Haul saat ini.
Selain itu menurut Habib kepada seluruh santri dan para alumni kita amalkan ilmu yang telah di ajarkan oleh Sohibul haul, para guru, para ustad dan ustadzah. Tingkatkan tolabul Ilmi untuk anak-anak kita “Male dedih anak sekolah Soleh dan solihah,”timpal habib dengan bahasa maduranya. Acara di tutup dg do’a oleh KH. Badrus Soleh.(Utsman)
Publisher : Utsman Pimpinan Lipatan Nasional Kontras tv dan online.








