Hasil Sorotan Media Internasional, Indonesia di Ambang Kebangkrutan

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Koran Australia dan Belanda.

www.kontrasindependent.com Jakarta- Indoneisia saat ini konsidisi Kritis faktor perekonomian ada dua Koran besar dunia Internasional dari Belanda dan Austrlia hasil sorotan dua koran itu bahwa Indonesia saat ini di ambang kebangkrutan dikarenakan proyek ambisius pemerintah yang mengabiskan trilyunan  rupiah dari MBG dan koprasi Merah putih (Kopdes).

Indosia dalam kondisi di ujung tanduk pasalnya dari dua Program Makanan Bergizi dan Koprasi Desa Merah Putih, melemahnya harga rupiah, kurangnya lapangan kerja, menurunya kepercayaan Infestor karena banykanya Kurupsi, harga BBM naik, harga bahan pokok dan barang lainya pada naik, masyarakat ditekan dari sektor pajak.

Salah satu pendapat dari Profesor Dr. Mahdud MD yang di tayangkan beberap podcase di media sosial Kondisi Indonesia saat ini tahun 2026 cukup keitis. 

Kondisi Ekonomi menurutnya masih diangka Enam, Penegakan hukum & demokrasi Indonesia dinilai dibawah Enam, cenderung turun bila tidak ada perubahan. 

Sorotan Mahfud MD penegakan hukum dinilai sangat buruk dan sangat menghawatirkan contoh kasus Febrian  Ardiasyah Jampidsus Kejagung dari Polri ke Kejaksaan dinilai tidak si kenal di KUHP.

Intervensi Exekutif mengingatkan Presuden Prabowo agar tidak intervensi kasus seperti Nadiem Makarim, Tom limbong Hasto, kalau terus dilakukan fungsi peradlan akan berpindah ke Exekutif.

Ribuan Mahasiswa akhir-akhir ini tak henti-hentinya protes pada pemerintahan Prabowo melakukan demo setiap hari namun terlihat tak begitu di Gubris.

Protes jutaan nerizen terkait segala kebijakannya dianggap ngawur dan sangat menggencet masyarakat melalui pajak, soal MBG dan Koprasi merah putih masih jadi perbincancangan Dunia yang blum ada kejelasan di suga kuat kwpentingan polotik menghalalkan segala cara hingga mwnabrak aturan hukum.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional Kontras tv dan online.

Author: pusat 2