Harapan Rehabilitasi Pudar, Uang Puluhan Juta Diduga Dikuasai Sosok RG

Spread the love

KONTRAS INDIPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

www.kontrasindipendent.com
(26.09.2026)

Harapan tulus sebuah keluarga untuk melihat sanak saudaranya pulih dari ketergantungan narkoba berujung kekecewaan mendalam. Dana puluhan juta rupiah yang dikumpulkan demi kesembuhan justru menguap tanpa bukti pertanggungjawaban yang jelas, menimbulkan dugaan kuat adanya penipuan yang memanfaatkan nama lembaga rehabilitasi.

Kasus ini terbongkar secara terbuka pada Jumat, 18 September 2026, ketika pasien berinisial HT bersama keluarga mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Malang. Di hadapan pihak instansi maupun lingkungan sekitar, HT secara langsung mempertanyakan keberadaan sejumlah besar uang yang telah diserahkan dan dikuasai sepenuhnya oleh sosok berinisial RG.

HT menyampaikan bahwa sejak awal dana tersebut berada di tangan RG, disertai janji pendampingan intensif, perawatan medis teratur, serta penempatan di fasilitas rehabilitasi yang layak. Namun seiring berjalannya waktu, seluruh kesepakatan lisan itu ternyata tidak pernah terealisasi dalam bentuk pelayanan apa pun. ujar HT sendiri.

Selama masa yang seharusnya digunakan untuk pemulihan, HT menyatakan dirinya sama sekali tidak menerima layanan perawatan, konseling psikologis, maupun kemajuan pengurusan administrasi yang dijanjikan. Tidak ada kwitansi resmi, laporan penggunaan dana, maupun bukti bahwa uang tersebut disalurkan ke lembaga mana pun.

Pengakuan terbuka ini menjadi titik balik bagi pihak keluarga yang menyadari bahwa kepercayaan yang diberikan justru telah disalahgunakan. “Kami menyerahkan segala yang kami miliki demi kesembuhan anak kami. Yang kami dapatkan hanyalah janji yang tidak pernah ditepati,” ungkap salah satu anggota keluarga dengan suara bergetar.

Hingga berita ini disusun, belum ada klarifikasi resmi maupun penjelasan dari pihak RG terkait aliran serta penggunaan dana puluhan juta rupiah yang diterima dari keluarga korban. Pihak keluarga menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan hal ini berlalu begitu saja tanpa kejelasan.

Menanggapi ketidakjelasan yang berlarut-larut, HT bersama keluarga menuntut transparansi penuh aliran dana, pengembalian seluruh kerugian materiil, serta berencana membawa perkara ini ke jalur hukum guna menegakkan keadilan. Mereka juga mendesak pengawasan ketat agar kasus serupa tidak menimpa keluarga lain yang sedang berjuang.

Kontras Independen akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk tanggapan dari pihak terkait maupun langkah penanganan resmi dari BNNK Malang. Kami menyajikan informasi ini secara berimbang dan mengundang pihak-pihak yang disebutkan untuk memberikan tanggapan guna kelengkapan berita.

Realize: adi ismono

Publisher:Vivian/Ririn