Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket Foto : Kadis BPBD Kab Malang Fu’ad Fauzi.
www.kontrasindependent.com Malang- Sehubungan dengan adanya bencana Longsor yang terjadi lagi di Wilayah Lumajang Perbatasan Kabupaten Malang sangat beedampak sekali pada masyarakat Lumajang dan beriringan wilayah Kabupten Malang.
Menurut Kepala Dinas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang Fu’ad Fauzi di konfirmasi Kontras Independent berapa waktu lalu di ruang kerjanya mengatakan bahwa bencana tahun ini di Wilayah Kabupaten Malang ada sekitar 4-6 Titik yang terdampak dari Ampel Gading, Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Kecamatan Dampit dan ada juga Daerah Pagak.
Untuk perbatasan Lumajang itu masuk di wilayah Ampel Gading termasuk Desa Sitorenggo dan sudah kita cek titiknya di lokasi, masuk wilayah Kabupaten Malang namun itu termasuk Jalan Nasional dan sudah kita laporkan ke BPBD Provinsi dan juga di tanggapi oleh PUPR.

Hari Jum’at kejadian dan hari Sabtu kita cek kelapangan dari PUPR sudah melakikan surfey untuk penanganan. Berkaitan dengan korban jiwa itu tidak ada kata Kadin BPBD namun hanya kerugian Matriel saja, “Kalau di wilayah Sumawe berapa waktu lalu kita sempat melakukan pembersihan dan buka dapur umum dan minggu lalu sudah selesai teman-teman kita tarik,” Ungkapnya.
Berkaitan penanganan pertama itu adalah Metigasi dan metigasi itu ada dua pertama ada metigasi struktural yang kedua adalah Non Struktural. Untuk ranahnya BPBD itu adalah Mitigasi Non Struktural artinya kita memberikan Sosialisasi, Edukasi pada masyarakat peringatan-peringatan, siap siaga masyarakat apabila nanti ada bencana.
Lanjut dia Bencana tidak bisa di hindara akan tetapi kita lakukan Mitigasi untuk mengurangi resiko bencana dan kita juga membentuk forum-forum mengatasi bencana di setiap Desa dan Kecamatan.(Utsman)








