KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK
www.kontrasindependent.com
Tapanuli Selatan,Kontrasindependent.com, Kepergian tiga anak tercinta dari Keluarga Hotdiman Silaban/Derma Sitompul memberikan luka yang sangat mendalam Bagi keluarga korban,hal tersebut semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.ketiga anak kakak beradik tersebut bernama:
- Tiara Silaban Tgl Lahir 05-09-2020 (4, 5 tahun)
- David Silaban Tgl Lahir 22-11-2021 (3 tahun)
- Vayona Silaban Tgl Lahir 08-09-2023(1 Tahun)
Alamat Desa Harean Kec. Tantom Angkola
Info dari Kades Harean D. Hutagalung meninggal karena masuk sumur dekat gubuk kebun mereka sementara orang tuanya sedang menyemprot kebun.

Keterangan Gambar:Korban anak meninggal karena masuk sumur
Warga di Desa Harean, Kecamatan Tano tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, dihebohkan dengan peristiwa penemuan tiga balita kakak adik tewas dalam sumur areal persawahan Lumban Ratus, Jum’at (13/6/2025) sekira pukul 16:00 WIB.
Ketiganya diketahui, Tiara Silaban (5), David Silaban (4), dan Vayona Silaban (2). Mereka merupakan anak dari pasangan suami istri, Hotdiman Silaban dan Derma Sitompul. Malangnya, Silaban dan Boru Tompul tahu ketiga anaknya meninggal ketika mereka bekerja di sawah.
Donni Hutagalung, Kades Harean menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pukul 16.00 WIB. Ketiga balita ini ditinggal di pondok atau sopo, oleh orangtuanya yang bekerja di sawah,” kata Kades Harean.
Sekira pukul 16.00 WIB, salah satu orangtua korban mendatangi pondok sawah. Alangkah kagetnya dia karena anak-anaknya tidak berada di dalam pondok.
Kemudian ia mencari ke sekitar pondok, ternyata tiga balita malangnya itu sudah berada di dalam sumur kecil di pinggir sawah.Saat diangkat, ternyata sudah tidak memberi respon apapun dan diduga ketiganya telah meninggal dunia.
Kejadian itu sontak membuat heboh warga. Setelah dievakuasi ke rumah, tenaga medis yang memeriksanya menyatakan bahwa tiga balita itu sudah meninggal dunia.
“Kami masih berkumpul di rumah duka tempat ketiga jenazah balita ini disemayamkan,” kata Kades Harean, Donni Hutagalung.
Atas kejadian ini Kades Harean telah membuat imbauan kepada warga, khususnya yang memiliki anak kecil, agar lebih berhati-hati. Bukan hanya ketika membawa anak ke sawah atau ladang, tetapi juga saat di rumah. Pungkasnya, “(BR)
publisher: Viviansyah
Ralat:Syahminan Rambe
















