Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Infornasi Publik
Ket foto : Ketua DPRD Kab. Malang Darmaji S.Sos
www.kontrasindependent.com Malang- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang dalam waktu dekat akan melakukan pembahasan PAK tentang anggaran UHC.
Sehubungan dengan hal tersebut Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmaji S.Sos di wawancara awak media setelah Rapat Paripurna 16 Agustus 2023 menjrlaskan bahwa Anggaran UHC dari APBD bukan 32 Milyar yang disetujui namun ada tambahan kebutuhan anggaran perkiraan sekitar 30 sampai 32 Milyar dengan total anggaran sekitar 72 Milyar pada akhir Desember ini,”Ujarnya.
“Kita akan melakukan pembahasan pada saat PAK, jadi saya ralat bukan 32 Milyar yang disetujui APBD Tahun 2023 ada 72 Milyar, Kebutuhan nanti perkiraan sampai dengan akhir Desember kita masih membutuhkan tambahan sekitar 30 sampai 32 Milyar, itupun nanti masih kita melihat sesuai dengan validasi data dan saat ini terus dilakukan diharapkan pada tanggal 20 Agustus ini kemarin akan selesai pada saat rapat terakhir verifikasi data akan selesai”,Ungkap Politikus dari PDI Perjuangan itu.
Lanjut Darmaji Pada prinsipnya Masyarakat Kabupaten Malang tidak perlu khawatir dengan penonaktifan sementara ini karena Pemerintah Kabupaten tetap melayani pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
“Untuk layanan kesehatan Malang, tentunya kita punya 39 Puskesmas. kemudian tiga Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan, Lawang dan Ngantang,”.Tegas Dia.(Utsman)
DPRD Kab Malang Akan Persiapkan Anggaran Kesehatan Warga Miskin
Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Ketua DPRD Kab. Malang Darmaji S.Sos
www.kontrasindependent.com Malang- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang dalam waktu dekat akan melakukan pembahasan PAK tentang anggaran UHC.
Sehubungan dengan hal tersebut Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmaji S.Sos di wawancara awak media setelah Rapat Paripurna 16 Agustus 2023 menjrlaskan bahwa Anggaran UHC dari APBD bukan 32 Milyar yang disetujui namun ada tambahan kebutuhan anggaran perkiraan sekitar 30 sampai 32 Milyar dengan total anggaran sekitar 72 Milyar pada akhir Desember ini,”Ujarnya.
“Kita akan melakukan pembahasan pada saat PAK, jadi saya ralat bukan 32 Milyar yang disetujui APBD Tahun 2023 ada 72 Milyar, Kebutuhan nanti perkiraan sampai dengan akhir Desember kita masih membutuhkan tambahan sekitar 30 sampai 32 Milyar, itupun nanti masih kita melihat sesuai dengan validasi data dan saat ini terus dilakukan diharapkan pada tanggal 20 Agustus ini kemarin akan selesai pada saat rapat terakhir verifikasi data akan selesai”,Ungkap Politikus dari PDI Perjuangan itu.
Lanjut Darmaji Pada prinsipnya Masyarakat Kabupaten Malang tidak perlu khawatir dengan penonaktifan sementara ini karena Pemerintah Kabupaten tetap melayani pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.
“Untuk layanan kesehatan Malang, tentunya kita punya 39 Puskesmas. kemudian tiga Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan, Lawang dan Ngantang,”.Tegas Dia.(Utsman)








