Bersih Deso Kalipare, Kirab Tumpengan ke Punden Mbah Njowo

Spread the loveKontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik Ket foto : KIRAB PUSAKA & TUMPENGAN KE PUNDEN MBAH SINGO REKSO (MBAH NJOWO) www.kontrasindependent.com..

2 menit

Read Time

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik

Ket foto : KIRAB PUSAKA & TUMPENGAN KE PUNDEN MBAH SINGO REKSO (MBAH NJOWO)

www.kontrasindependent.com Malang- Dalam rangka bersih deso Desa Kalipare menggelar kirab tumpengan ke makam mbak Jowo atau Mbah Singo REKSO yang termasuk pembabat alas sejarah Desa Kalipare Jum’at (13/6/25).

Acara tersebut bermula berangkat dari pendopo Desa Kalipare yang di berangkatkan oleh Kepala Desa Kalipare Saiful Anwar sekira pukul 13:30 Wib.

Kirab ke makam Mbah Jowo yang berlokasi di wilayah Dusun Kauman Utara di tengah perkebunan tebu dan berdekatan dengan sungai berantas yang ada di dusun Kauman.Dalam giat tersebut hadir Kepala Desa Kalipare Saiful Anwar, Babinsa Serka Kusdarianto, Babinkamtibmas Rian Deas, seluruh jajaran perangkat Desa Kalipare, Ketua Paguyuban Bah Jowo Bapak Abdur Rohim, Juru Kunci Ngadiono dan Ratusan Masyarakat Desa Kalipare.

Kepala Desa Kalipare Saiful Anwar di wawancara Kontras mengatakan bahwa acara ini adalah Haulnya Mbah Jowo atau Mbah Singo REKSO yang di gelar setiap tahun Pada Jum’at Legi bulan Julhijjah.

“Harapan kami kegiatan Nguri-nguri seng babat alas desa Kalipare kedepan semakin makmur gempah Ripah lok jinawe,”ujarnya.

Satu tempat Abdur Rohim selaku Ketua Paguyuban Punden Mbah Singo REKSO di mintai keteangan soal sejarah punden tersebut mengatakan bahwa Mbah Njowo ini adalah yang babat alasan atau pembuka karawang Desa Kalipare.

Beliau bersama teman temanya seperti Mbah Tromo, Mbah Kinosari, Mbah Tromejo yang termasuk Kepala Desa Kalipare pertama, kemudian Mbah sallamah juga, sedangkan asal usulnya dari Mataraman tepatnya dari daerah Jokjakarta.

Kenapa beliau pergi ke arah timur karena beliau termasuk salah satu laskar anggota dari Pangeran dipenogoro yang pergi kearah timur pada tahun 1025-19230, beliau juga menganut agama Islam seperti kanjeng sunan kali jogo di Desa Kalipare.

Selain daripada itu ada juga Mbah temang Rejo wijoyo yang ada di Arjowilangun, kemudian ada Mbah eyang Sujono, ada eyang Tundo Negoro kesemua itu adalah yang babat alas wilayah malang selatan seperti Donomulyo, Bantur Gedangan Kalipare sampai ke arah Kesamben.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports

You cannot copy content of this page