Bakesbangpol Kota Malang Gelar Pendidikan Wawasan Kebangsaan Bersama MADAS

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Ratusan Anggota Madas hadiri Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Hotel The Alana.

www.kontrasindependent.com Malang Kota- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Malang (Bakesbangpol) menggelar pendidikan wawasan kebangsaan bersama organisasi MADAS (Madura Asli) 8 November 2023 di hotel The Alana Jl. A. Yani No.12, Blimbing,Kota Malang.

Kepala Badan Kesatuan bangsa dan politik Kota Malang Dra. Rinawati,MM. Dalam sambutanya menyampaikan menjelang Pilpres 2024 mengajak masyarakat Kota Malang khusunya organisasi MADAS menguatkan Karakter dan Wawasan Kebangsaan bagi Ormas yang berada di Kota Malang.

Kepala Bakesbangpol juga menegaskan Perlu memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sukses Pemilu, sukses proses dan sukses substansi (perencanaan, pelaksanaan dan laporan).

Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat dalam memilih wakilnya (Eksekutif dan Legislatif), dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dengan mekanisme demokrasi 5 tahun yang telah ditetapkan melalui UU.

Menjaga kondusifitas dengan menyebarkan virus menghargai perbedaan, menciptakan rasa aman bersama dari Kota Malang menuju Indonesia yang berdaulat adil dan makmur.

Satu tempat Danyon Bekang 2 Kostrad Letkol CBA Moch Andi Hidayat Ariyanto dalam sambutanya menjelaskan sejaran Kemerdekaan Indonesia dimana awalnya berkelompok dari Beberapa kerajaan di wilayah Jawa dan Sumatra, sehingga bersatu di seluruh Nusantara itu penuh perjuangan mati-matian menuju Indonesia Merdeka, bersatu dari berbagai Suku, Bahasa, Adat, agama dan menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan harga Mati. 

Seiring sambutan Ketua DPRD Kota Malang yang di wakili oleh Anggota Dewan Ketua Komisi C. Drs. H. Fathol Arifin MH juga menguatkan dalam sambutanya sembari dengan berbahasa Madura, ia berharap organisasi MADAS perlu menjadikan contoh pada organisasi yang lain dengan menunjukan etika yang baik dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Masih menurut H. Fathol, orang Madura di kota malang rata-rata di setiap kecamatan pasti ada, oleh karenanya perlu meningkatkan kerukunan dan kekompakkan “Andai kekompakan itu terus di bangun saya yakin Wali Kota Malang akan di duduki orang Madura, karena di DPRD kota Malang sekitar 35% Itu orang Madura, di beberapa Dinaspun orang Madura ada,” timpal Anggota Dewan yang berdarah Madura itu.

Sementara Asyhadi selaku Ketau Organisasi MADAS Malang Raya di konfirmasi menjelaskan pihaknya berterima kasih kepada Bakesbangpol yang telah memberikan pendidikan Wawasan Kebangsaan pada anggota Madas agar supaya semakin pintar dan mengerti, sehingga mampu menjaga kesatuan, persatuan di kota Malang dengan kondisif dan juga tetap bersinergi dengan pemerintahan.

Terkait anggota Madas yang berada di Malang Raya sementara yang sudah memiliki KTA kurang lebih 700 orang, dan insyalloh kedepan perkumpulan Sakera SE-Malang Raya akan bergabung ke MADAS, namun saat ini masih dalam pendataan melalui KTA se-Jawa Timur biar tidak ada perbedaan.

“Harapan saya Madura yang berada di Malang Raya ini harus tetap kompak karena selama ini ada Madura timur, ada Madura barat itu kita hapus, kita harus bersatu bersinergi dengan TNi polri untuk menjaga Kota Malang ini tetap aman dan kondusif,” ujarnya.(Utsman)