KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK
www.kontrasindependent.com,08/11/2026
PAKIS, KABUPATEN MALANG – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Sabtu, 7 November 2026, berlangsung meriah melalui gelaran Kirab Budaya Pakisjajar. Dalam kegiatan tersebut, RT 05 RW 01 Krajan turut ambil bagian dengan menghadirkan nuansa adat Nusantara yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Keikutsertaan RT 05 RW 01 Krajan bukan sekadar untuk memeriahkan perayaan hari jadi desa, tetapi juga menjadi bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga kerukunan, mempererat tali persaudaraan, serta membangun semangat gotong royong antarwarga di lingkungan Desa Pakisjajar.
Dipimpin langsung oleh Ketua RT 05, Suja’i, rombongan yang berjumlah kurang lebih 100 peserta tersebut tampil dengan mengusung nuansa keberagaman adat Nusantara. Keterlibatan lintas generasi menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya perlu terus ditanamkan sejak usia dini.
Kirab budaya yang rutin diselenggarakan sebagai bagian dari agenda perayaan desa ini menempuh rute sepanjang kurang lebih 3 kilometer di sepanjang Jalan Raya Pakisjajar. Pelaksanaan kirab dibagi menjadi dua sesi, yakni siang dan malam hari. Untuk sesi malam, kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sepanjang jalur kirab, masyarakat tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan masing-masing peserta. Suasana tersebut semakin menambah kemeriahan sekaligus memperlihatkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan kebudayaan dan tradisi desa.
Ketua RT 05 RW 01 Krajan, Suja’i, menyampaikan bahwa keikutsertaan warganya merupakan wujud kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat.
“Keikutsertaan kami dalam Kirab Budaya Pakisjajar ini merupakan bentuk partisipasi dan kebersamaan warga RT 05 RW 01 Krajan dalam memeriahkan HUT Desa Pakisjajar. Kami ingin menunjukkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, seluruh warga bisa berkumpul, saling berinteraksi, bergotong royong, dan mempererat tali silaturahmi tanpa memandang usia maupun latar belakang,” ungkap Suja’i.
Ia juga berharap kegiatan kirab budaya dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan kekayaan budaya Nusantara.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan atau seremoni tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kerukunan antarwarga. Kami ingin anak-anak muda turut mengenal dan mencintai budaya, sekaligus memiliki rasa bangga terhadap lingkungan dan desa tempat mereka tinggal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Suja’i menjelaskan bahwa partisipasi sekitar 100 warga tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan swadaya masyarakat. Pembiayaan kegiatan bersumber dari kas RT, iuran Karang Taruna RT 05, serta kontribusi sukarela warga.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Seluruh elemen warga memiliki peran dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kirab.
Partisipasi RT 05 RW 01 Krajan dalam Kirab Budaya Pakisjajar menjadi gambaran bahwa menjaga tradisi dan memperkuat kerukunan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan rukun tetangga.
Melalui semangat kebersamaan, keberagaman adat Nusantara, dan gotong royong, perayaan HUT Desa Pakisjajar diharapkan tidak hanya menjadi momentum hiburan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta persatuan warga untuk membangun desa yang semakin harmonis.

Publisher:Redaksi
Realease:Villa







