Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Lurah Cempokomulyo bersama tokoh Pengurus Ranting dan tokoh masyarakat.
www.kontrasindependent.com Malang- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kelurahan Cepokomulyo menginisiasi kegiatan Jalan Sehat Santri dan Warga yang berlangsung meriah pada Minggu (1/11/2026), bertempat di kawasan pertigaan Jalan Melati, RW 01, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat, santri, serta berbagai unsur warga Kelurahan Cepokomulyo ini dikemas dengan beragam aktivitas positif dan bermanfaat. Selain jalan sehat, panitia juga menghadirkan pembagian doorprize, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan pijat tradisional gratis, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati Hari Santri Nasional, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Dalam sambutannya, Lurah Cepokomulyo, Fista Kurnia Ananda, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Ranting NU Cepokomulyo tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai aspek. Mulai dari bazar UMKM yang menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dan menggerakkan roda perekonomian, pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, hingga jalan sehat yang memperkuat persaudaraan antara warga dan santri.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat berdampak bagi masyarakat. Melalui bazar UMKM, kita turut menggerakkan roda perekonomian warga. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Sementara melalui jalan sehat, kita memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antara warga dan santri Kelurahan Cepokomulyo,” ungkap Fista.
Lebih lanjut, ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi berbagai kegiatan kemasyarakatan di Kelurahan Cepokomulyo.
“Pada akhirnya, kegiatan ini merupakan salah satu wujud cinta untuk negeri. Karena mencintai negeri dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti menjaga kesehatan, mempererat persaudaraan, menghidupkan ekonomi masyarakat, serta berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU, Rois Syuriah MWC NU, Lurah Cepokomulyo beserta jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 ini, Ranting NU Cepokomulyo berharap semangat santri tidak hanya tercermin dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga hadir melalui kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang sehat, rukun, mandiri, dan sejahtera.(Red)
Publisher : Utsman







