PESONA TELUK ASMARA: PERMATA TERSembUNYI DI SUMBERMANJING WETAN

Spread the love

KONTRAS INDIPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

www.kontrasindipendent.com

(02.10.2026)

KONTRAS INDEPENDEN | MALANG, 2 Oktober 2026 — Di kawasan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, tersembunyi sebuah keindahan yang memikat hati: Teluk Asmara. Dari ketinggian, deretan bukit hijau memeluk perairan jernih berwarna biru gradasi lembut, menegaskan wilayah ini sebagai salah satu permata pesisir selatan Jawa Timur yang paling dirindukan.

Dari sudut pandang udara, terlihat jelas bagaimana perbukitan berhutan lebat memeluk teluk yang tenang dan damai. Pasir putih bersih membentang di sela-sela daratan, sementara ombak berwarna biru pekat menyapu bibir pantai dengan buih putih yang lembut, seolah menyapa setiap pengunjung yang datang. Pulau-pulau kecil dan karang yang tersebar di perairan semakin melengkapi pesona alam yang memanjakan mata ini.

Kawasan Teluk Asmara yang berdekatan dengan pantai Sendangbiru, Tambakrejo, hingga Goa Cina ini bukan sekadar tempat wisata biasa. Di sini, alam masih terjaga dengan baik: hutan hijau menyatu harmonis dengan laut, menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan.

Nama Teluk Asmara bukan sekadar sebutan — ia merefleksikan keindahan yang mampu menumbuhkan rasa sayang dan rindu setiap orang yang memandangnya. Pemandangan ini sekaligus menjadi pengingat akan kekayaan alam yang dikaruniakan kepada Kabupaten Malang bagian selatan, yang patut dibanggakan sekaligus dijaga bersama.

Namun keindahan tersebut juga menuntut tanggung jawab bersama. Agar nama dan pesonanya tetap abadi, pelestarian lingkungan harus terus dijaga: sampah tidak boleh mencemari pantai, dan pembangunan wisata harus berjalan seimbang tanpa merusak keasrian alam yang menjadi daya tarik utamanya.

Warga, pengelola, serta pengunjung diharapkan dapat bergotong royong menjaga kebersihan dan kelestarian Teluk Asmara. Dengan begitu, pesona yang memikat ini tidak hanya dinikmati hari ini, tetapi tetap terjaga indahnya untuk generasi mendatang.

Konten liputan ini disajikan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mengajak masyarakat menjaga warisan alam yang berharga, sesuai standar liputan jurnalistik yang objektif dan bermanfaat.

Realise: Ririn(Adi)

publisher: Vivian/Ririn