Belajar Kontekstual, Karakter Murid SD Vidatra Tumbuh Subur Lewat Study Tour

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK
www.kontrindependent.com.02/10/2026

SAMARINDA KONTRAS INDEPENDENT – Rangkaian agenda study tour tiga hari dua malam yang diikuti oleh ratusan murid Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (SD YPVDP)—atau yang populer dikenal dengan nama SD Vidatra Bontang—berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan luar kelas lintas daerah yang dilaksanakan sejak 29 September hingga hari ini, 2 Oktober 2026, dipantau penuh oleh pihak sekolah.

Keterangan foto bersama Redaksi Media Kontras Independent

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SD Vidatra, Suhariyanto, S.S., memimpin langsung koordinasi rombongan di lapangan bersama Mulyadi selaku Ketua Kegiatan. Guna memastikan kenyamanan murid, Suhariyanto, S.S. juga dibantu oleh tim guru pembina yang terdiri dari Vica Kristalian, Elsa Simanjuntak, serta Sumarsih. Penataan pengawasan berlapis ini sengaja dikomandoi langsung oleh pihak Wakasek demi memenuhi standar penjaminan keselamatan kerja industri yang ketat sepanjang perjalanan.

Di bawah arahan Suhariyanto, S.S., Sekolah Dasar Vidatra konsisten mengemban misi besar untuk mencetak anak didik yang tidak hanya unggul di bidang akademis tetapi juga kokoh secara spiritual. Penataan nilai-nilai pembangunan karakter tersebut diwujudkan secara nyata di lapangan melalui internalisasi slogan utama sekolah, yakni “Cerdas, Ceria, Berakhlak Mulia.”

Sesuai dengan rundown yang disusun oleh Suhariyanto, S.S. beserta tim panitia, petualangan edukatif pada Hari 1 diawali dengan kunjungan ke kawasan pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mengenalkan konsep smart green city dan sejarah baru bangsa sejak dini. Perjalanan kemudian diarahkan menuju keindahan pesisir Pantai Lamaru sebagai media riset sains alam luar ruangan untuk mengamati ekosistem pantai, sebelum akhirnya rombongan bertolak menuju hotel dan menutup hari dengan melihat aktivitas ekonomi modern di area Balikpapan Superblock (BSB).

Memasuki Hari 2, Suhariyanto, S.S. memimpin rombongan murid bergerak meninggalkan kota minyak menuju destinasi wisata alam terpopuler di Kutai Kartanegara, yaitu Lakeview Samboja. Kunjungan ke objek wisata danau indah ini ditujukan untuk mengasah kepedulian lingkungan murid terhadap kelestarian alam terbuka. Perjalanan hari kedua dilanjutkan menuju Rumah Ulin Arya Samarinda untuk mengikuti aktivitas outbound seru yang bertujuan melatih keberanian, ketangkasan fisik, serta kerja sama tim yang solid antarmurid.

Seusai aktivitas fisik yang padat, Suhariyanto, S.S. memastikan para murid mendapatkan penyegaran dan istirahat yang cukup melalui fasilitas rekreasi air di area kolam renang HARRIS Hotel Samarinda. Suasana malam harinya berubah meriah saat Wakasek mengarahkan rombongan untuk mengikuti wisata air edukatif bertajuk “Susur Mahakam Phinisi Bejalanan” menggunakan kapal pesiar wisata lokal guna mempelajari sejarah jalur transportasi air Kalimantan Timur. Hari kedua pun ditutup secara mandiri oleh para murid di Big Mall Samarinda.

Memasuki Hari 3 yang merupakan hari terakhir pada hari ini, 2 Oktober, Suhariyanto, S.S. mengarahkan seluruh rombongan murid menuju destinasi pemungkas mereka, yaitu sebuah theme park (taman hiburan). Wahana rekreasi ini sengaja dipilih oleh Wakasek sebagai puncak acara (rewarding session) untuk melepaskan penat murid setelah dua hari penuh dengan materi edukasi berat, sekaligus memicu keceriaan anak agar membawa pulang memori study tour yang berkesan sesuai slogan sekolah “Ceria”.

Di sela-sela mendampingi kegiatan, Suhariyanto, S.S. membagikan kesan mendalamnya selama mengawal perjalanan lintas kota ini. “Melihat binar mata dan tawa lepas anak-anak saat belajar langsung di lapangan adalah kepuasan luar biasa bagi kami. Mereka tidak sekadar menghafal teori di buku, melainkan menyentuh langsung sejarah masa depan di IKN dan merasakan esensi kebersamaan sejati melalui outbound. Perjalanan ini membuktikan bahwa adaptasi, kemandirian, dan karakter mulia murid SD Vidatra tumbuh sangat subur ketika dihadapkan pada tantangan dunia nyata,” ungkapnya dengan bangga.

Menutup keterangannya, Wakasek menitipkan pesan bermakna untuk seluruh murid dan orang tua demi keberlanjutan esensi dari program ini. “Pesan saya untuk anak-anak hebat, bawalah pulang setiap pelajaran berharga dari perjalanan ini. Jadikan pengalaman berinteraksi dengan lingkungan, sejarah, dan masyarakat luar sebagai modal untuk menjadi pribadi yang lebih peka, disiplin, dan menghargai proses berkelompok. Kepada orang tua murid, terima kasih atas kepercayaan besar yang dititipkan. Mari terus dukung metode belajar kontekstual seperti ini, karena ruang kelas terbesar anak-anak adalah dunia luar yang terhampar luas di sekitar mereka,” pungkas Suhariyanto, S.S.

Seluruh penataan program luar kelas yang sukses ini dipastikan mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah, Linawati Endra Natalia, S.Si. Rombongan armada bus dijadwalkan bertolak kembali menuju Kota Bontang di bawah pengawalan ketat Suhariyanto, S.S. dan Mulyadi sore nanti, sembari terus memperbarui informasi posisi kepulangan secara berkala kepada pihak keluarga di rumah.

Publisher :Redaksi

Realease:Agung Regional Kalimantan timur