HARI LAHIR PANCASILA.”Pengacara Skala Nasional Asal Gresik Himbaukan Kepada Para Generasi Muda Untuk Tetap Jaga Nilai Kebangsaan”.

Spread the love

KontraS Independent Media Sarana Restorasi&Media Sarana Informasi Publik.

Dr.Zaibi Susanto SH,MH: Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Pedoman Aksi di Ruang Sidang & Masyarakat_Gresik,

www.kontrasindependent.com – 30 Mei 2026 – Malang Jawa Timur – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2026 menjadi momentum refleksi kebangsaan. _Dr Zaibi Susanto SH,MH_, pengacara Senior Sekala Nasional asal Gresik Jawa Timur, mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia khususnya generasi muda penerus bangsa seluruh Indonesia untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam bertindak.

Sebagai seorang praktisi hukum yang aktif menangani perkara di seluruh Indonesia, Dr Zaibi Susanto,S.h. ,MH menilai nilai-nilai Pancasila sangat relevan dengan dunia advokat.“Pancasila itu bukan sekadar dihafal waktu upacara. Sila Keadilan Sosial jadi dasar saya kerja di pengadilan. Kalau dasarnya kuat, hukumnya nggak timpang,” ujarnya saat dihubungi Kontras Independen.com, Senin 30/9/2026.

Generasi Muda Jadi Garda Depan, Dr Zaibi Susanto,S. H., MH. menyoroti peran krusial anak muda di era digital. Menurutnya, tantangan saat ini bukan lagi soal penjajahan fisik, tapi degradasi nilai ujaran kebencian, dan polarisasi.

“Hari Lahir Pancasila harus jadi pengingat. Generasi muda itu garda depan. Jaga medsos dengan narasi damai, tolak hoaks, dan amalkan gotong royong. Itu bentuk bela negara paling nyata hari ini,” tegasnya.Ia menambahkan, sila Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial harus diterjemahkan dalam aksi kecil: toleransi antar teman, taat aturan, bayar pajak, sampai peduli lingkungan.

Pancasila dan Dunia Hukum di ruang sidang, Dr Zaibi Susanto,SH,MH mengaku selalu berpedoman pada sila ke-5. Baginya, advokat punya tugas memastikan keadilan bisa diakses semua lapisan, bukan hanya yang punya kuasa.“Sebagai advokat, saya ingin tunjukkan kalau hukum dan Pancasila itu satu napas. Kita beracara bukan untuk menang sendiri, tapi cari titik keadilan,” pungkasnya.

Peringatan 1 Juni 2026 diharapkan jadi titik tolak penguatan karakter bangsa. Dari Gresik Jawa Timur untuk masyarakat seluruh Indonesia, semangat Pancasila harus terus hidup, ( Tim Korespondent Kobra ” KontraS Independent & Bratapos” ).

Publisher : Vivia / Rayhan

Pemimpin Redaksi Fathurrohman.