Kabag SDA Kab. Malang Angkat Bicara Tentang Kelangkaan Gas LPG

Spread the loveKontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik Ket foto : Kabag SDA, bersama Wabub dan Dinas Terkait saat pertemuan dengan Pihak Pertamina…

2 menit

Read Time

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik

Ket foto : Kabag SDA, bersama Wabub dan Dinas Terkait saat pertemuan dengan Pihak Pertamina.

www.kontrasindependent.com Malang- Sehubungan dengan Kelangkaan bahan pokok Gas Elpigi Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Malang Untung Sudarto di konfirmasi Kontras Independent 1 Agustus 2023 menjelaskan.

Antisipasi Kelangkaan LPG, Pemkab Malang Segera Komunikasikan Dengan Pihak Pertamina dan Hiswana Migas
Malang-Antisipasi Kelanggkaan LPG 3 kg, Pemerintah Kabupaten Malang segera berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan Hiswana Migas, yang mana pertemuan antara Wakil Bupati Malang, Drs H. Didik Gatot Subroto, SH, MH.,dengan Pihak Pertamina dan Hiswana Migas, dilakukan diruang kerja Wakil Bupati Malang pada Jum’at (28/7) lalu.

Wabub saat pertemuan dengan pihak Pertamina dan Hiswana Migas.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Untung Sudarto Setda Kabupaten Malang menyampaikan, berdasarkan data terjadi penurunan jatah LPG dari tahun 2022 yang mencapai 104.176 Matrik Ton  menjadi 99.241 Matrik Ton pada Tahun 2023, dengan  kuota 106.000 tabung/per hari untuk seluruh wilayah Kabupaten Malang, Namun untuk mengantisipasi kelangkaan yang ada, sejak 27 Juli 2023 lalu, diberikan extra dropping menjadi 114.000 tabung/hari. Adapun jumlah pangkalan LPG yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang yakni 1.618 pangkalan.
“Sedangkan distribusi yang ada pengawasan pertamina kan di pangkalan kalau pengecer-pengeser itu kan kita tidak  bisa monitor jadi masyarakat yang mau beli dengan harga Rp. 16.000 ya harus beli di pangkalan dengan membawa Ktp, hanya untuk di data dan masyarakat maksimal membeli perhari Dua Tabung,”Ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto dalam pertemuanya dengan pihak pertamina sepekan lalu menyampakan bahwa  pengurangan ini memang menimbulkan problematika tersendiri, dimana problem tersebut memang bersifat parsial jadi perlu ada perencanaan yang matang  dan juga pengaturan.

Salah satunya  dilakukan pengklasteran di wilayah-wilayah atau pembagian regional seperti yang disampaikan oleh pihak pertamina, Juga dengan mematuhi indikator sasaran dari distribusi LPG bersubsidi itu sendiri.

Selain itu, terhadap kebijakan pengurangan tersebut, kita yang di daerah juga harus dapat  merubah perilaku, proses pengurangan dan perubahan perilaku ini harus seiring.
“Untuk mengantisipasi terjadi kelangkaan kita harus dapat berupaya, misalnya dengan  menggunakan cadangan yang ada, namun ini tentu tidak serta merta dapat dilakukan.

Ada beberapa proses yang perlu kita lakukan, dan persiapkan dengan matang, agar kelangkaan ini tidak sampai menganggu proses perekonomian warga masyarakat, secara khusus pada pelaku UMKM dan warga masyarakat yang tidak mampu,” ungkap Wabup.

Sementara dari pihak Petamina sendiri, SAM Retail Malang, Sindhu Priyo Windoko  menyatakan bahwa persediaan LPG dapat dikatakan masih aman, “Hanya saja ada beberapa faktor yang menyebabkan di beberapa wilayah memang sempat terjadi kelangkaan, diantaranya karena keterlambatan distribusi, juga karena cukup tingginya permintaan bersamaan dengan.

Lain tempat Darmaji Ketua DPRD Kab. Malang di konfirmasi terkait kelangkaan LPG, Senin Malam 31 Juli 2023 mengatakan “Saya cari info teman” dilapangan dulu,” Ungkapnya dengan singkat.(Utsman)

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports

You cannot copy content of this page