90/% Rakyat Menolak Atas Kenaikkan Harga BBM

Spread the love

Bay Foto : Utsman Pimpinan Liputan Nasional Kontras tv dan online, saat mau melakukan Investigasi kenaikan BBM.

www.kontrasindependent.com Malang- Sehubungan dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah di putuskan oleh Pemerintah pada Sabtu 3 September 2022 banyak menuai Protes dari Masyarakat.

Dari kontras tv dan online melakukan investigasi pada masyarakat beragam komentar dari kalangan masyarakat Rabu 7 September 2022 , salah satunya dari seorang pedagang keliling Nasikah dan ibu Rumah tangga Hj. Masripah dan Pedagang klontongan Siami juga tidak setuju adanya kenaikan BBM.

Pom bensin Sukoraharjo Kepanjen.

“Pasalnya bila BBM itu naik semua barang-barang bahan pokok pada naik,” Kata Siami.


Lain tempat Ibu Guru dari Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Ibadurrohman Ibu Lia Kurnia pihaknya berkomentar biasanya kalau pemerintah sudah menaikan BBM itu sulit untuk menurunkan kembali akan tetapi “Saya berharap pada pemerintah tolong jangan ada kenaikan lagi dari sektor yang lain seperti Sembako dan lain-lain karena itu akan berdampak sekali pada tukang Gojeg, pada pekerja keliling yang memakai kendaraan motot maupun pada masyarakat kecil,”Terang Ibu Guru itu.

Salah satu dari Tukang parkir dari tukang bakso bahkan para pedagang kaki lima semua tidak setuju adanya BBM naik.
Berbeda salah satu pengguna kendaraan bermotor atas nama Ayu pihaknya “Gak masalah BBM naik mudah-mudahan semua di lancarkan rizkinya,”Tutup dia.

Joko Warsito Salah satu Wartawan dari Malang.

Sementara seorang Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya Joko Warsito memgungkapkan bahwa terkait kenaikan BBM itu tergantung dari presepsi seseorang, “Kalau untuk saya sih gak begitu siknifikan akan tetapi bagi kalangan masyarakat bawah seperti contoh pekerja non PNS atah bukan karyawan (Para pekerja yang tidak tetap) itu pasti sangat terdampak sekali,”.

Misalnya hari ini kerja dapat 100rb besoknya tidak dapat kerjaan lagi nah ini pasti sangat berat sekali nemun untuk biaya hidup sehari-hari sangu sekolah anaknya dan lain sebagainya tentunya itu sangat keberatan.

Mustinya pemerintah khususnya para anggota DPR itu harus komitmen sesuai waktu dulu waktu mau mencalonkan dia kan janji akan mendengarkan aspirasi masyarakat tapi sekarang nampaknya Anggota DPR Sebagian jadi wakil rakyat itu hanya sebagai pekerjaan, wah Angel kalau kayak gitu, seharusnya turun dong ke lapangan dengarkan jeritan rakyat,”Ujarnya dengan menunjukan wajah kesal.

Sehubungan dengan kenaikan BBM EKo selaku pengawas BBM Jl. Raya Sukoraharjo Kepanjen menjelaskan Bahan bakar yang naik kali kini yaitu Bio Solar yang tadinya Rp. 5.150 menjadi  6.800 sedangkan Pertalite dari harga 7.650  jadi naik Rp. 10.000 dan Pertamax yang tadinya harga 12.500 jadi harga 14.500.

Eko juga menjelaskan bahwa kalau disini adanya kenaikan BBM tidak begitu terdampak, pembeli normal seperti biasa, kemungkinan memang disini kehidupan masyarakatnya kalangan menengah ke atas dan alhamdulilah kondisi aman terkendali, ucapnya.(Utsman)