Harapan dari Papua: Anak Almarhumah Puji Rahayu Cari Keluarga Kandung di Dampit Malang

KONTRAS INDEPENDEN MEDIA RESTORASI SARANA DAN INFORMASI PUBLIK
kontrasindependent.com
DAMPIT, MALANG – Upaya pencarian keluarga secara terbuka dilakukan oleh seorang anak yang kehilangan jejak kerabat sedarah dari garis ibu kandungnya. Informasi pencarian ini disebarkan secara luas kepada publik pada Kamis (24/09/2026) dengan harapan dapat memperoleh petunjuk valid mengenai keberadaan keluarga besarnya yang diyakini berada di wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Identitas utama yang dicari adalah kerabat dari almarhumah Puji Rahayu. Semasa hidupnya, almarhumah diketahui meninggalkan kampung halaman untuk merantau jauh ke tanah Papua. Jarak geografis yang teramat jauh serta keterbatasan komunikasi pada masa lalu menyebabkan hubungan antara almarhumah di perantauan dan keluarga besarnya di Jawa menjadi terputus sama sekali.
Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa Puji Rahayu telah dilaporkan meninggal dunia pada tahun lalu di Papua. Setelah kepergian sang ibu, anak almarhumah kini berinisiatif untuk menelusuri asal-usul silsilah darah mereka. Langkah ini diambil demi merajut kembali tali silaturahmi antar-generasi yang sempat terasing oleh waktu.
Berdasarkan keterangan data dokumen keluarga yang dimiliki, petunjuk primer merujuk pada nama kedua orang tua almarhumah. Puji Rahayu tercatat merupakan anak kandung dari pasangan Bapak Suirejo dan Ibu Rukmini (sebelumnya sempat ditulis Sumini). Nama kedua sesepuh inilah yang diharapkan dapat memicu ingatan para tetangga lawas atau warga senior di sekitar wilayah Dampit.
Guna mempercepat proses identifikasi visual, pihak keluarga juga menyertakan foto semasa hidup dari almarhumah Puji Rahayu. Foto tersebut memperlihatkan wajah almarhumah dengan karakteristik fisik yang khas, yang diharapkan masih dapat dikenali oleh kerabat dekat, mantan tetangga, atau teman masa kecilnya yang saat ini masih menetap di Dampit.
Di sisi lain, respons dari masyarakat lokal dan perangkat lingkungan sangat dibutuhkan untuk memverifikasi kebenaran informasi ini. Warga setempat yang merasa memiliki kedekatan historis, mengenali nama pasangan Suirejo dan Rukmini, ataupun mengetahui keberadaan keturunan mereka, diminta untuk tidak ragu memberikan kesaksian demi validitas pencarian.
Demi menjaga ketertiban komunikasi, pihak keluarga menunjuk perwakilan resmi yang dapat dihubungi secara langsung oleh publik. Bagi masyarakat yang memiliki informasi akurat atau petunjuk sekecil apa pun, diharapkan segera menghubungi pusat informasi melalui panggilan telepon maupun pesan tertulis WhatsApp di nomor 0822-3270-3697.
Ikhtiar kemanusiaan ini murni didasari atas keinginan menyambung hubungan kekeluargaan secara kekeluargaan dan berimbang. Pihak keluarga berharap keterbukaan informasi ini dapat mengetuk kepedulian publik sehingga rindu seorang anak untuk menemukan akar keluarga besarnya dapat segera terwujud.
Rilis: Adi Ismono
Penerbit: Ririn







