Yai Mim Akhirnya Tersangka dan Ditahan Dipolresta Malang

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Imam Muslimin alias Yai Mim.

www.kontrasindependent.com Malang Kota- Perseteruan Antara Sahara & Yai Mim yang sangat menjadi perhatian publik selam berapa pekan ini dengan saling melapor, akhirnya Polresta Malang Kota resmi menahan Imam Muslimin alias Yai Mim pada Senin malam (19/1/2026).

Mantan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang itu setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi Penahanan dilakukan langsung oleh penyidik setelah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Malang Kota.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Luqman Shobikin, mengatakan bahwa Yai Mim ditahan atas dugaan pelanggaran pasal terkait pornografi. Selama pemeriksaan, tersangka dicerca puluhan pertanyaan oleh penyidik dan menyatakan dirinya siap menghadapi proses hukum serta konsekuensi jika terbukti bersalah.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti penyidik hingga naik ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka beberapa waktu lalu. Polresta Malang Kota masih akan memberikan keterangan lebih lengkap terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut. 

Dalam masa proses hukum sebelum Imam Muslimin di tahan tak henti-hentinya prilaku mantan dosen UIN itu seringkali dalam vidio yang ditayangkan di medsos membuat gaduh pada tetangga-tetangganya.

Ucapan kotor sering keluar dari mulutnya mencaci-maki, menghina juga menfitnah bahkan diduga melakukan penodaan agama baca’an al-qur’an disurat Yasin “Tanzilal Azizil Tewel” semua tetangganya yang berada di perumahan Joyogrend Kavling Depag, Mojosari Lowokwaru Kota Malang itu semua pada membencinya.

Awal mulanya perseteruan dengan tetangga dekatnya yaitu Sahara dan Sofyan soal batas tanah depan rumahnya, ribuan netizen sempat terharu dan merasa kasihan pada Yai Mim karna vidio yang beredar pertengkaran antara dua keluarga itu sepertinya kyai yang mengaku hafal Qur’an itu mendapat perlakuan yang kasar dan di persikusi oleh Sahara dan Suaminya.

Makin lama makin kesini berangsur kalakuan yai Mim semakin kelihatan buruknya ternyata bukan hanya Sahara dan Sofyan yang jadi musuh dan tapi seluruh masyarakat tetangganya di Perum Joyogrend pada di musuhi disakiti bahkan sempat masyarakat sekitar membuat surat keputusan diusir Imam Muslin dan Istrinya Rosidah.

Tak hanya itu tokoh pejabat seperti Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat dan Wakil Wali Kota Surabaya Cak Armuji yang pernah datang kerumahnya ikut jadi sasaran di semprot dengan omongan yang tidak menyenangkan bahkan tak luput Kapolsek Lowok waru yang pernah di beri kaca mata minta di kembalikan karena dianggap meminta pertemuan empat mata dengan istrinya.

Dari semua tindakan dan ucapanya tersebut imam Muslimin harus mempertanggung jawabkan di depan hukum akhirnya saat ini mendekam di Tahanan Polresta Malang kota.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.