Siang Bolong di Simpang Cendrawasih Mencekam, 9 Ruko dan 1 Rumah di Air Tawar Barat Ludes Terbakar

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI PUBLIK

www.kontrasindependent.com

PADANG, KONTRAS TV INDEPENDENT – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Prof. Hamka No. 1, Simpang Cendrawasih, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang pada Minggu pagi (21/12/2025). Sebanyak sembilan petak bangunan toko dan satu unit rumah hunian dilaporkan hangus dilahap si jago merah.

Peristiwa ini terjadi sekira pukul 06.05 WIB. Api dengan cepat merambat ke sejumlah tempat usaha, mulai dari warung makan, toko sepatu, hingga jasa karangan bunga. Saksi mata di lokasi, Indra (49), menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari salah satu bangunan toko sebelum akhirnya membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.

Respon Cepat Petugas Pemadam Kebakaran
Setelah menerima laporan pada pukul 06.15 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang segera mengerahkan 6 unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dalam waktu lima menit, petugas langsung berjibaku memadamkan api dibantu oleh personel TNI (Babinsa), pihak PLN, serta aparatur kecamatan dan kelurahan setempat.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.30 WIB. Kerja sama lintas sektoral di lapangan memastikan api tidak meluas ke area pemukiman lainnya,” ujar laporan resmi dari lapangan.

Dampak Kerugian dan Korban
Meski menghanguskan luas area mencapai ± 800 meter persegi, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Sebanyak satu kepala keluarga (3 orang penghuni rumah) dilaporkan selamat dan tidak perlu mengungsi.

Adapun pemilik bangunan yang terdampak di antaranya adalah Bapak Maklis (85), Ibu Rina Yulianti (52), Bapak Naldi (52), Bapak Herman Hakim (73), dan Bapak David/Son (50). Kerugian materil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp1 Miliar.

Beberapa usaha yang terdampak langsung antara lain:
Usaha kuliner (Bubur ayam, mie ayam, ayam geprek, nasi goreng, mochi).
Usaha jasa dan dagang (Toko sepatu, karangan bunga, toko komputer, pakan hewan, dan Toko PMD).

Penyelidikan Polisi
Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Utara telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi (police line). Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh adanya hubungan arus pendek (korsleting listrik) pada salah satu bangunan.

“Permasalahan ini sudah ditangani oleh Polsek Padang Utara guna penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” tutupnya.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan rutin mengecek instalasi listrik di bangunan masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(Rispondi,S.I.Kom.)

Publisher King Oil

Author: Danielger