Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Bupati Malang Bersama Forkopimda Kerja bakti Selasa 20-1-2026.
www.kontrasindependent.com Malang- Sekolah Dasar Negeri 4 Sukorejo Desa Sukowilangun Kecamatan Kalipare ambruk Dua pekan lalu, Bupati bersama jajaran Forkopimda dan Muspika lakukan kerja bakti memindahkan genteng dan membersihkan sisa matrial yang reruntuhan Selasa (20/1/26).
Dalam hal ini Bupati Malang H.M Sanusi mengatakan, perbaikan atau rehab SDN 4 Sukowilangun yang ambruk akan dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK). Nanti soal anggarannya tinggal digeser saja, jadi lebih mudah,” kata bupati.
Lanjut beliau “Sementara Ini dibersihkan dulu dengan gotong royong. Tujuannya agar menekan biaya sebelum nantinya dilakukan perbaikan oleh Cipta Karya,” terang orang nomer 1 di kabupaten Malang itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan dikonfirmasi kontras Independent menyampaikan ini menindaklanjuti petunjuk dari Bupati sehubungan dengan pendidikan ini adalah wujud nyata dari semua jajaran pemerintah hadir dari OPD Turun, dari Polres Turun, dari Kodim, muspika, Pemeritah desa juga turun, kalau berbicara soal pendidikan ini adalah urusan bersama.
Berkaitan dengan pelaksanaan rehab nanti dari tim pelaksana dari Dinas Ciptakarya, kami disini melakukan pendataan apa saja nanti yang harus dipersiapkan yang paling penting adalah hari ini kita mengapresiasi semua kegiatan kerja bakti gotong royong dari seluruh jajaran Forpimda OPD, pemerintah Desa Muspika, wali murid maupun lapisan masyarakat.
Satu tempat Kepala Dinas Ciptakarya Kabupaten Malang Farid Habibah, dikonfirmasi bahwa ini kegiatan langkah awal kerja bakti membersihkan lahan sekolah untuk rencana nantinya akan dilakukan rehabilitasi dengan menggunakan anggaran APBD yang dilakukan melalui perubahan anggaran yang nntinya sudah di refiu oleh Inspektorat
Oleh sebab itu hari ini kita melakukan kerja bakti untuk diskripsi, infentarisasi direkap juga karena saat ini masih belum ada konsultan perencana dengan pelaksana kegiatan nanti melalui lelang.
“Pelaksanaan ini tidak melalui anggaran bencana akan tetapi melalui kompensional jadi mekanisme lelang tetap harus dilakukan jadi tidak ada diskresi apapun, hanya saja waktunya di percepat untuk pelaksanaan pembanguna nanti 90 hari dan di perkirakan kita siapkan anggaran 900 juta,”ujar mantan Kepala Dinas Pengairan itu.
Seiring komentara kepala Desa Sukowilangun Drs. Slimuriyanto mengungkapkan “Dari pemerintah desa hanya bisa menyiapkan suwadaya tenaga kerja dari masyarakat melalui Kasun saya, untuk pelaksanaan pekerjaan itu melalui Dinas Ciptakarya dengan melalui tender, Berkaitan dengan pendidikan belajar mengajar untuk anak-anak nanti kita kondisikan sementara kami koordinasi dengan masyarakat sekitar agar anak-anak tetap belajar,”ungkap Kades.
Sementara perwakilan dari sekolah SDN 4 Sukowilangun Yuni selaku guru disekolah tersebut menyampaikan alhamdulilah anak-anak kegiatan belajar tetap berjalan disini hanya bagi anak-anak yang terdampak saja di ngungsikan di rumah warga.
“Harapan kami sekolah ini segera dibangun dan bisa cepat selesai karena kasihan anak-anak mereka belajar di rumah-rumah warga dengan terpaksa walupun kondisi sempit,”timpalnya.(*)
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.









