Perkuat Tulang Punggung Ekonomi, Pemkab Pasaman Salurkan Alsintan dan Benih untuk Dongkrak PDRB Pertanian

Spread the love

KONTRAS INDEPENDET MEDIA SARANA RESTORASI PUBLIK

www.kontrasindependet.com

PASAMAN,KONTRAS TV INDEPENDENT – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat dominasi sektor pertanian sebagai motor utama penggerak ekonomi daerah.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta benih unggul guna mendukung swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo, pada Sabtu (20/12/2025). Langkah strategis ini diambil mengingat sektor pertanian menyerap 55,5 persen angkatan kerja di Pasaman dan menyumbang angka signifikan sebesar 46,18 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

“Sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian kita. Pemerintah daerah harus hadir untuk meringankan beban petani, meningkatkan produktivitas, dan memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
Penguatan sektor ini adalah prioritas pembangunan kami,” ujar Bupati Welly Suhery di sela-sela penyerahan bantuan.

Kabupaten Pasaman tercatat sebagai salah satu lumbung padi utama di Sumatera Barat dengan total produksi mencapai lebih dari 130 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG) dalam dua tahun terakhir. Dengan luas tanam padi mencapai 16.166 hektare, penggunaan teknologi modern melalui alsintan diharapkan mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha tani secara signifikan.

Selain bantuan alsintan, Pemkab Pasaman melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Pertanian RI juga telah menyalurkan 87,5 ton benih padi untuk lahan seluas 3.500 hektare, serta 30 ton benih jagung untuk 2.000 hektare lahan pada periode November–Desember 2025.Bupati Welly menambahkan bahwa kebijakan ini selaras dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Pemkab Pasaman juga menjalankan berbagai program pendukung, seperti:
Layanan Bajak Gratis untuk petani.

Perbaikan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi agar tepat sasaran.

Pengendalian Alih Fungsi Lahan melalui percepatan penetapan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo, menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh bantuan ini dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima manfaat. Kami juga mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian Pertanian RI dalam membantu mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Pasaman,” pungkas Heri.

Melalui integrasi bantuan teknologi dan kebijakan perlindungan lahan, Pemerintah Kabupaten Pasaman optimistis kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB akan terus meningkat, sekaligus memperkokoh posisi daerah sebagai pilar pangan di Sumatera Barat.( Rispondi,S.I.Kom.)

Publisher King Oil

Author: Danielger