Pasangan Suami Istri dibekuk team Reskrim Polsek Kademangan Probolinggo

Foto barang Bukti penipuan dan penggelapan tersangka

KontraS Independent Media Sarana Restorasi dan informasi Publik.

Www.KontraSindependent.com – 11 – Maret – 2020 Probolinggo – Team Satuan Reskrim Polsek Kademangngan Probolinggo akhirnya membekuk pasangan suami istri(Pasutri) Bahrul Umum (54) dan Sumarti (50), warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Pasutri tersebut terpaksa berurusan dengan aparat Penegak Hukum Kepolisian dikarenakan telah melakukan penipuan(368) dan penggelapan(372).

Pasutri tersebut ditangkap petugas Polsek Kademangan Polres Probolinggo Kota, setelah sempat menghilang ke luar kota selama 3 tahun,Kedua orang tersebut di ancam dengan ancaman sesuai Pasal 378 paling Lama 4 thn penjara,“Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan dirinya atau orang lain dengan melawan hukum, baik dengan memakai nama palsu atau peri keadaan palsu, baik dengan tipu muslihat, maupun dengan rangkaian kebohongan, membujuk orang supaya memberikan suatu barang atau supaya membuat utang atau menghapuskan piutang, dipidana karena penipuan dengan pidana penjara selama-lamanya empat tahun”.

Foto Pasutri saat di gelandang oleh APH kepolisian Polsek Kademangan Probolinggo

Seedang terkait dengan penggelapanya Pasal 372 KUHP : ” Barang siapa dengan sengaja dan dengan melawan hukum memiliki barang, yang sama sekali atau sebagian kepunyaan orang lain, dan yang ada padanya bukan karena kejahatan, dipidana karena penggelapan, dengan pidana penjara selama-lamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyaknya sembilan ratus rupiah”. Orang dapat dikatakan melakukan penggelapan misalnya : si A meminjam sepeda motor si B, kemudian tanpa sepengetahuan dan seizin si B kemudian si A menjual sepeda motor tersebut kepada orang lain. maka si A dapat dikatakan telah melakukan penggelapan.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah 4 orang korbannya melapor ke Polisi.

Berdasarkan pemeriksaan, tersangka melakukan penipuan dengan menjual tanah kaveling milik orang lain.

Foto tersangka saat menunjukkan Lokasi tanah

Namun tanah itu ternyata milik orang lain hingga tidak bisa di proses para korban dalam pembuatan sertipikat tanah.

Tersangka pun sempat meninggalkan Kota Probolinggo sejak tahun 2007 hingga 2020, hingga akhirnya berhasil ditangkap.

Korban nya sudah setor uang DP, ada tujuh kwitansi yang kami amankan, ungkap Kapolsek Kademangan, AKP. Sumardjo, Rabu (11/03/2020),Kini Pasutri Harus mempertanggung jawabkan atas perbuatanya dengan.(Hari).

Salam Hormat Pimpinan Redaksi Fathur Rochman

Editor : Didik Suryo