Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : KH. Abdul Kholiq Bin Kyai Holel Munir Bin KH. Abu Bakar Galis Bangkalan.
www.kontrasindependent.com Bangkalan- Sehubungan dengan Kasus Dugaan Pencabulan yang dilakukan oleh oknum Lora pondok Pesantren di Peterongan Galis Bangkalan, Kyai Abdul Kholiq yang Akrab disapa Lora Abdul Kholiq Murka pada siapapun yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.
Itu prilakunya Abu Jahal tidak harus ditiru, jangan di jadikan contoh perbuatan seperti itu, siapapun itu pelakunya entah itu dari kyai, ulama, lora atau siapapun itu, masak orang santri diperlakukan seperti itu, padahal santri itu kan sama dengan anaknya sendiri, itu perbuatan yang sangat Biadap.
Beliau melalui pesan suaranya dengan bahasa Madura yang nampak sangat murka dan mengatakan Dajjal pada pelaku dan siapapun yang mendukung dan menutup-nutupi perbuatan itu, yak hanya itu Cucu KH. Abu Bakar itu nampak sangat murka atas kejadian tersebut.
Apalagi sekarang pihak korban diduga dibawa kabur oleh pelaku, “Yaalloh gimana perasaan pedih dan sakitnya perasaan irangtuanya dimana ia mengumpulkan uang untuk membiayai anaknya di pondok agak mendapatkan ilmu yang manfaat gak taunya anaknya di cabuli oleh Gurunya alias Lora/putra kyiainya, itu perbuatan yang sangat Dolim dan biadap sekali siapapun pelakunya itu,”ungkapnya.
Lanjut Kyai Abdul Kholiq “Ayo para tokoh ulama, ayo para ustad para Kyai dan juga LSM yang ada dimadura suarakan bicaralah jangan hanya diam jadi penonton kasihan para korban itu, kemungkaran dan kedoliman harus proses hukum yang seadil-adilnya sesuai perbuatanya,”tutup Kyai Abdul Kholik yang di kenal Keras bila ada kemungkaran wilayah Galis Bangkalan itu.(*)
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.










