Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Bukti laporan Orang Kehilangan ke Polres Bangkalan.
www.kontrasindependent.com Bangkalan- Kasus dugaan pencabulan oleh oknum Lora Ponpes Nurul Karomah Peterongan Galis Bangkalan hampir Dua Minggu ini sunyi tak ada kabar bak ditelan bumi, muncul info baru dari kelurga korban ternyata korban inisial NN dikabarkan hilang kemarin malam Selasa Malam sekira pukul 1:00 wib dini hari. Ada dugaan dibawa kabur pelaku kedua inisial S. Yang dilaporkan Pada tgl 16 Desember 2025 Minggu lalu.
Dari kejadian tersebut orangtuan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangkalan dengan Laporan Kehilangan Nomor laporan SKTLK-OH/01/1/YAN 24/2026/SPKT Polres Bangkalan.
Kronologis kejadian pada Selasa Malam saat orangtua korban mau sholat malam melihat anaknya inisial NN sedang tidur di luar dan dibangunin oleh ibunya agar tidur di dalam kamar, setelah selesai sholat ibu korban rebahan di dalam kamarnya tak lama kemudian terlihat pintu rumah bagian depan terbuka dan ananda NN telah hilang sekitar pukul 1:00 malam.
Ibu korban S. Triak-triak Memanggil anaknya NN dilihat dikamarnya tidak ada, dikamar mandi tidak disetiap ruangan tidak ada akhirnya ibu korban menyampaikan ke suami dan saudara-saudaranya bahwa NN telah hilang.
Dari keluarga korban (HA) “Terkait kejadian ini menyampaikan pada Kontras Independent Jum’at (9/1/26) pihaknya sudah mengetahui siapa yang membawa lari ponakanya dan keuntungan bagi kelurga korban, makin jelas dan mengetahui lebih biadapnya lagi, ternyata keluarga pelaku yakni keluarga Ponpes tersebut banyak yang terlibat dan pihak keluarga korban sudah memiliki bukti-bukti siapa saja yang terlibat dan ikut serta terkait kasus ini dan kami akan segera melaporkan kembali ke pihak Kepolisian,” ungkapnya.
Sementara pengacara korban Ali Maulidi SH dikonfirmasi membenarkan bahwa NN telah hilang pada Selasa malam hingga saat ini belum ketemu dan beliau masih mau berkoordinasi dengan pihak Polda Jatim terkait masalah tersebut.(*)
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.










