KontraS independent Media Sarana Restorasi Dan Informasi Publik
www.kontrasindependent.com 22/07/2022 KoiN PASBAR – Seni Tradisional merupakan unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu suku tertentu. Seperti halnya yang diadakan oleh Masyarakat Minang Kabau dalam pesta perkawinan.
Budaya pesta perkawinan secara adat di Minang Kabau masih tetap menggunakan kesenian tradisional adat minang, diantaranya ada tari galombang dan tari pasambahan.

“Walaupun saat ini semua alat-alat sudah serba cangih, bahkan alat musik orgen tunggal pun sekarang sudah canggih. Namun, kesenian tradisional adat Minang tetap di pertahan kan dan tetap di lestarikan” ujar Samsir, dalam Acara Pesta yang diadakan di ladang Rimbo Nagari Aur Kuning Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, provinsi Sumatera Barat, Kamis (21/07/22).
“Pesta pernikahan di gelar dengan berbagai macam kegiatan untuk penyambutan Amay dari mempelai wanita beserta Ibu-Ibu yangg ikut dalam rombongan” Pungkas Samsir pada saat acara pesta perkawinan berlangsung.

Rombongan Amay yang datang dengan membawa seserahan yang di bawakan oleh Ibu-Ibu rombongan, langsung disambut dengan Tarian Pencak Silat Gelombang yang ditampilkan oleh Anggota Pencak Silat Padang Rimbo. Selain membawa seserahan, ada juga yang membawa Emas untuk di berikan kepada memepelai wanita dan kemudian langsung di pakaikan di tangan memepelai wanita.
Kedua mempelai saat sedang menyongsong rombongan Amay ke depan halaman acara pesta tersebut, Bapak Samsir mengatakan bahwa “Di adat Minang Kabau memang sangat penting datang berombongan, yang bertujuan untuk memeriahkan acara pernikahan”. (Windi Wulandari)
Publisher : Riyan Fandi














