
www.kontrasindependent.com Malang- Tahhujjudin panggilan akrab Udin/David Pria yang di duga bawa lari uang milik seorang Gus/Lora Abdul Kholiq asal Kajuanak Bangkalan yang berdomisili di Jakarta wilayah Cikarang Kabupaten Bekasi.
Kronologis Pria atas nama Tahajjudin yang mengaku asal dari Pasuruan berdarah Cina+jawa itu berapa pekan lalu pernah main ke rumah Lora Abdul Kholiq daerah Perumahan Cikarang Selatan Bekasi.
Menurut keterangan korban di konfirmasi Senin 27 Juni 2022. Awalnya pelaku sering main ke bekasi kadang nginep Satu Minggu kadang 10 hari karena rumah istri Tahajjudin/Udin berada di wilayah Malang Kota yang berdekatan dengan keluarga Lora Abdul Kholiq.
Dari situ Pria yang biasa di sapa Gus Kholiq itu percaya dan menganggap si pelaku adalah keluarga sendiri, tak lama kemudian Udin memberanikan diri dengan bermodus mau buka usaha dengan meminjam modal sesuai kebutuhanya Rp.90jt.

Dengan berjalanya waktu Udin alias David panggilan akrapnya setelah beberapa bulan kemudian tak hanya pinjam modal uang 90jt akan tetapi dia juga minta tolong pada Lora Abdul Kholiq untuk mengambilkan kredit motor di Diler Daerah Bekasi dengan Atas nama Abdul Kholiq dan nanti Tahajjudin sendiri yang akan bayar angsuranya.
Setelah kredit motor di ACC motor bernopol B 5087 FGS Scupy Thn 2021 Warna Hitam Orange di kirim ke Malang Kota Jl. Prof. Moch Yamin GG 5/42 Rt.08 Rw. 07 Kel.Sukoharjo Kec. Klojen Kota Malang Jawa Timur Kode Pos 65118, Tiga kali Angsuran motor di bayar namun ini sudah 2 bulan tidak di angsur lagi, akhirnya pihak lesing memburu atas nama yakni Abdul Kholiq.

Tak lama kemudian berapa waktu lalu Gus Kholiq di datangi oleh orang Lesing Motor bahwa motor Scupy yang ia Kredit tidak di bayar oleh Pelaku sudah 2 bulan, dari situlah korban mulai curiga bahkan menagih uang modal yang ia pinjampun tidak pernah ada kejelasan.
Terkait permasalahan tersebut dari Kontras Independent pernah melacak gogle map di wilayah Durmo Pringgondani Kec. Bantur sesuai nomer hp pelaku yang selalu aktif di lokasi tersebut. Alhasil ternyata belum di ketemukan pelaku dan sesuai titik koordinat Alamat warga sekitar tidak ada yang tau dengan atas nama Tahajjudun/Udin serta wajah di foto tersebut. Hingga pihak awak media berkoordinasi dengan pihak kepolisian Unit Bantur dan Pagelaran.
Tak hanya itu sebelumnya pernah di lakukan mediasi oleh Keluarga lora Abdul Kholiq yang ada di Malang Kota yang berdekatan dengan rumah istri pelaku terkait dana yang dipinjam berkali-kali berjanji akan mengembalikan hingga saat ini tidak pernah tepat janjianya bahkan lebih ironisnya lagi nomer telepon, Facebook korban (Gus Kholiq) diblokir oleh pelaku di duga mau menghilangkan jejak.
Dari kejadian ini pihak Korban berharap pelaku segera mengembalikan dana yang di bawanya dan motor yang kredit pinjam atasa nama Korban segera di selesaikan kalau memang tidak mampu nyicil mending motor di kembalikan pada atas nama atau di kembalikan ke Bank Lesing dari pada membebani pada korban berlarut-larut.(Utsman)







