Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi PublikĀ
Ket foto : Kades Tegalsari Kepanjen Bapak Krisno.
www.kontrasindependent.com Malang- Kades Tegalsari Bapak Krisno mendapat Apresiasi dan Pengharagan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, karena setiap tahun melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum jatuh tempo.
Berdasarkan keterangan Kepala UPT Pelayanan Pajak Daerah Kepanjen Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang Johan Suwandana, S.Sos,. M.A.P. ditemui di ruang kerjanya senin (19/10/26) menyampaikan bahwa wilayah Kepanjen Tahun ini yang bayar PBB baru Kepala Desa Tegalsari Bapak Krisno, untuk yang lain masih banyak yang nunggak.
“Untuk Kades Tegalsari yang saya tahu berdasarkan data di kami, bayar pajak Bumi dan Banguan tiap tahun tidak pernah telat dan pasti terbayar sebelum masuk jatuh tempo, kami sangat mengapresiasi harapan kami untuk kades-kades yang lain bisa mencontoh pada pak Krisno, mosok pak krisno yang sudah sepuh mampu menuntaskan soal pajak masak yang lain gak bisa??,” timpal Johan.

Sementara Kades Tegalsari Pak Krisno di konfirnasi dikantornya Senin (19/10/26) “Alhamdulilah selama saya menjabat mulai tahun 2021 sampai sekarang pembayaran pajak tidak pernah nunggak dan kami bayar sebelum jatuh tempo setiap tahun, kami bayar pajak sebesar 1.13juta rupiah tiap tahun, dan kami juga dapat hadiah penghargaan dari Bapenda berupa Tropy, Plakat/Vandel, berupa Dispenser, kompor gas dan lain-lain ,”ujar Kades.
Saat di singgung soal bagaimana caranya kok bisa tertib seperti itu?? Cara melakukan pada warganya Pak Kades menceritakan bahwa saya bekerja dengan apa adanya dengan tulus dan apa yang menjadi keluhan warga saya, saya upayakan semaksimal mungkin saya lakukan, mulai dari pembangunan jalan, urusan pertanian, pelayanan butuh apa saja untuk warga saya tidak ada di persulit, oleh sebab itulah mungkin warga saya senang dan puas atas pelayanan dari desa sehingga semua urusan apa saja warg kami kompak dan taat.
“Contoh lagi bila ada acara bersih deso nanggap pewayangan atau acara agustusan atau acara apa saja kami tidak mudah narik warga, dengan sekemampuan kami dari desa tetap berupaya sendiri, agar tidak mudah membebani pada warga,”ungkap Kades dengan semangat walau sudah berumur 81 thn itu.
Lain tempat Camat Kepanjen Eno Imam Safari S.Sos mau di konfirnasi dari kemarin via tlp dan kirim wadshaap hingga berita ini terbit masih belum ada jawaban.(*)
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional Kontras TV dan online.








