LOKALISASI GIRUN: DIDUGA MASIH BERAKTIVITAS, PUNGLI BERKEDOK “UANG KEAMANAN” MENGUNCUR DI MALAM HARI

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

www.kontrasindependent.com

(15.10.2026)

GONDANGLEGI GIRUN — Dugaan aktivitas di kawasan lokalisasi Girun masih berlanjut. Tidak hanya itu, warga dan pekerja perempuan di lokasi kini juga dilaporkan menghadapi praktik pungutan liar yang berkedok sebagai “uang keamanan”. Pungutan ini disebut berlangsung rutin mulai pukul 9 malam ke atas, dan menimbulkan ketakutan di kalangan para pekerja.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, setiap malam sejak pukul 21.00 waktu setempat, kelompok yang diduga bersifat premanisme melakukan pendekatan kepada para pekerja perempuan di kawasan tersebut. Mereka meminta sejumlah uang dengan alasan pengamanan. Bagi pekerja yang tidak mampu atau menolak membayar, dilaporkan terjadi sikap membentak dan bersikap arogan hingga menimbulkan rasa takut.

“Mulai jam 9 malam mereka datang satu per satu. Kalau kita tidak bisa bayar, mereka membentak dengan nada tinggi. Kami takut melakukan perlawanan karena mereka terlihat beramai-ramai,” ujar salah satu pekerja perempuan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Informasi serupa juga disampaikan oleh beberapa warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Warga merasa praktik ini semakin hari semakin menekan. Pungutan yang dilakukan secara rutin setiap malam dinilai membebani, sementara intimidasi yang terjadi membuat siapa pun enggan melapor karena takut adanya balas dendam. Keberadaan praktik pungli ini juga dikhawatirkan membuat kawasan tersebut semakin tidak kondusif bagi masyarakat luas.

Perlu ditegaskan bahwa informasi ini berdasarkan laporan dan kesaksian warga serta pekerja di lokasi, dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara mutlak. Redaksi belum menerima konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah mengenai keberadaan praktik ini maupun langkah penanganan yang telah diambil. Identitas maupun jumlah pihak yang diduga terlibat juga belum dapat dipastikan.

Redaksi membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pihak kepolisian, pemerintah daerah, maupun pihak-pihak yang disebut untuk memberikan penjelasan, klarifikasi, maupun tanggapan. Hal ini penting agar publik memperoleh informasi yang utuh dan berimbang dari berbagai sisi.

Masyarakat dan para pekerja berharap aparat penegak hukum segera turun ke lapangan, memverifikasi kebenaran laporan ini, menindak tegas praktik pungutan liar dan intimidasi tersebut, serta menciptakan rasa aman di kawasan itu. Redaksi akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memberitakan pembaruan segera setelah ada informasi yang dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Berita ini disusun berdasarkan informasi dari warga dan pekerja di lokasi. Semua hal yang disampaikan masih berupa dugaan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Redaksi mengundang pihak terkait untuk memberikan tanggapan demi keberimbangan informasi.

Realise:Adi ismono

publisher: Vivian/Ririn koin