Dugaan Konspirasi Antara Pihak Manager Plasma PTPN IV Dan Mantan Ketua KUD Maju Bersama

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

www.kontrasindependent.com. Kamis 10 September 2026

Kontras Independent Mandailing Natal – Kasus dugaan pencairan dana ilegal yang melibatkan Manager Plasma PTPN IV berinisial ID dan mantan Ketua KUD Maju Bersama bernama Masa’al kini menjadi atensi serius lembaga hak asasi manusia.

Tim Aktivis KontraS Independent Mandailing Natal (Madina) resmi turun langsung ke lapangan guna menggelar investigasi mendalam untuk membongkar titik permasalahan yang merugikan ratusan petani di wilayah desa Pardamean baru dan desa Kampung sawah.

Investigasi lapangan ini dikawal langsung oleh perwakilan Regional KontraS Independent Sumatera Utara (Sumut) yang bergerak di bawah naungan KontraS Independent Pusat. Keterlibatan lembaga independen ini dipicu oleh adanya indikasi kuat pelanggaran hak ekonomi petani serta dugaan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) yang terstruktur.

Persoalan ini memuncak setelah Manager Plasma berinisial ID diduga keras tetap mencairkan dana hasil plasma ke rekening pengurus lama yang sudah dinonaktifkan. Padahal, pengurus baru KUD Maju Bersama periode 2026–2029 secara sah telah menyerahkan dokumen negara berupa SK Nomor: 518/233/DK-UKM 2026 yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Bupati Mandailing Natal bertanggal 3 Agustus 2026.

Di lapangan, Tim KontraS Independent bersama pengurus baru terus menyisir area, mengumpulkan kesaksian para petani kelapa sawit peserta plasma di Desa Pardamean Baru dan Desa Kampung Sawah, serta memverifikasi bukti-bukti transaksi keuangan yang dinilai janggal.

“Kami dari kepengurusan baru tidak akan tinggal diam. Dengan dukungan penuh dan hasil investigasi lapangan dari rekan-rekan KontraS Independent, kami akan menyeret Manajer Plasma ID dan mantan Ketua Masa’al ke ranah hukum, ” ucap Harianto

“Tindakan mereka yang mengangkangi SK resmi Pemerintah Kabupaten Madina adalah pelanggaran berat yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan pengurus baru KUD Maju Bersama.

Seluruh temuan dari tim investigasi KontraS Independent Sumut dan Madina ini nantinya akan dijadikan alat bukti tambahan yang kuat.

Berkas tersebut akan melengkapi laporan pidana yang siap dilayangkan oleh pengurus baru ke aparat penegak hukum, baik ke Polres Mandailing Natal maupun Kejaksaan.(timred Hamsar lubis)

Publisher:Vivian Syahputri Ramadhani