Puluhan Tahun Berkarya, Seniman Jhony Ubah Rumah Jadi Galeri & Studio Seni di Kalipare

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Infornasi Publik

Ket foto : Jhony,  Seniman Kalipare, 20 Tahun Mengabdi Seni Lukis, Rumah jadi galeri, karya lahir di tempat.

www.kontrasindependent.com MALANG — Dunia seni rupa Kabupaten Malang kembali dihiasi langkah inspiratif. Seorang seniman senior bernama Jhony, yang bermukim di Dusun Sumber Kombang, Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, membuka galeri seni pribadi di kediamannya sendiri.

Keputusan ini diambil setelah puluhan tahun ia mengabdikan hidupnya  untuk dunia seni lukis, menjadikan rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang kreativitas yang terbuka bagi siapa saja dan lukisan selain hasil karya Jhomy sendiri juga terkumpul hasil karya rekan-rekanya juga.

Bagi Jhony, rumah kini bertransformasi menjadi studio pribadi sekaligus galeri terbuka, tempat di mana setiap goresan lahir tanpa dibatasi jarak maupun waktu. Konsep unik ini sengaja ia bangun agar proses berkarya dapat berjalan lebih luwes, dan masyarakat dapat menikmati karya-karyanya secara langsung di tempat yang sama ketika karya itu diciptakan.

“Rumah sekaligus berfungsi sebagai studio pribadi untuk melahirkan karya baru tanpa sekat jarak. Di sini, karya lahir dan bertemu penikmatnya secara lebih personal,” ujar Jhony, Senin (31/8/2026).

Langkah ini pun membanjiri apresiasi publik. Banyak pihak memuji gagasan Jhony yang mengubah ruang hunian menjadi ruang budaya, sehingga seni semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sebagai informasi, perjalanan seni Jhony bukanlah perjalanan singkat. Selama kurang lebih 20 tahun ia menggeluti dunia seni lukis, dan namanya juga tercatat sebagai salah satu pendiri komunitas Sanggar Piramid di Kalipare pada tahun 2017 silam. Kini, di tengah perjalanan yang panjang itu, ia tetap konsisten mengembangkan aliran realis mengangkat nilai budaya, kreativitas, sekaligus menjadikan seni sebagai bagian dari perekonomian masyarakat.

“Kami terus berkarya. Dengan aliran realis ini, terus kita kembangkan agar nilai budaya, kreativitas, dan ekonomi terus hidup di tengah masyarakat. Seni bukan sekadar hobi, tapi juga penghidupan,” tegasnya.

Selain lukisan realis, juga aliran Surealisme dan juga lukisan kaligrafi yang banyak diminati. Hingga saat ini, di rumahnya tersimpan ratusan karya yang telah ia hasilkan. Tak jarang, tempat ini menjadi tujuan kunjungan lembaga pendidikan,  mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di wilayah Kalipare.

Kini kehadiran galeri pribadi di rumah ini bukan sekadar untuk pamer karya. Jhony memiliki harapan yang lebih besar, yakni  menemukan, menjaring, dan membina para pelajar serta pemuda yang memiliki bakat dan kemampuan berkarya. Ia ingin rumahnya menjadi tempat di mana benih-benih seniman muda dapat tumbuh dan berkembang.

“Alhamdulillah di rumah ini ada ratusan karya, dan kerap dikunjungi oleh lembaga pendidikan, anak TK, SD, SMP, dan SMA hingga mahasiswa yang sedang KKN di wilayah Kecamatan Kalipare. Hal ini perlu digalakkan guna menjaring para pelajar yang memiliki kemampuan atau skill berkarya,” ungkapnya.

Semoga semangat dan ketulusan Jhony dapat menginspirasi lahirnya seniman-seniman muda baru dari Kalipare dan sekitarnya, serta menjadikan seni budaya semakin hidup di tengah masyarakat.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional Kontras TV dan online.