Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Salah satu Santri baru Ponpes Moderen Al-Ma’waa Muhammad Zuhail Fathurrozi.
www.kontrasindependent.com Malang- Seiring waktu yang bergulir meranjak ke masa depan yang lebih baik menapak pada takdir hingga sampai pada sosok santri baru Ponpes Al-ma’waa Jatiguwi Sumber Pucung atas nama Muhammad Zuhail Fathurrozi Putra pasangan dari Utsman dan Lia Kurnia asal Kota Kepanjen Kabupaten Malang, mengungkapkan rasa senang dan bangga menjadi santri serta krasan.
Awal perkenalan diri diunggah lewat canal Instragram Pondok Al-ma’waa 15 Juli 2026, satu persatu para santri memperkenalkan dirinya dengan berbagai ungkapan tentang bagaimana menjadi “saya santri baru cuma mau bilang…. ” Haru dan bahagia selaku orangtua melihat dan mendengarnya sekaligus sebagai tombo kangen.

Berdiri kokoh Gedung Pondok yang cukup megah berwarna oranye, putih dan hijau muda yang berada di antara perkebunan dan persawahan wilayah Kebon Klopo Jati Guwi Kecamatan Sumber Pucung di mana para santri menempuh pendidikan agama yang beradab dan berilmu tinggi di bawah asuhan para Ustad dan Ustadzahnya.
Terpantau lewat IG Al-Ma’waa tiap kegiatan para santri baik yang lama maupun baru tertanggal masuk 5Juli 2026 hingga menambahkan keyakinan kami selaku orangtua memondokkan anak di sini aman tanpa rasa khawatir sedikitpun tentang bagaimana anak-anak dididik mandiri berkepemimpinan serta disiplin berlandaskan agama.

Kebiasaan yang berakhlak mulai dari bangun tidur,tahajud,sholat berjamaah hingga kegitan harian mandiri seperti mandi,cuci baju,cuci piring,menyapu sampai sekolah tertata dengan rapi dan istiqomah disiplin membentuk karakter adab yang mulia serta berempati yang tinggi kepada sesama.
Al-ma’waa pendidikan berkonsep modern dengan mengusung ilmu umum kelas olimpiade, pendidikan multiterasi dan agama meliputi program pendidikan fiqih shahihah,bahasa arab,nahwu shorof,aqidah akhlak,khitobah,bi’ah lughawiyah, tahfidz Qur’an hingga program tatwir Al-Azhar Mesir serta pengadaan fasilitas Pesantren yang modern dan memadai.

KH. Hadi Santosa S.Pd selaku Pimpinan Pondok Modern Al-ma’waa menyampaikan awal masuk santri baru bahwa memondokkan anak jangan ragu dan khawatir karena dengan cara ini adalah awal kesuksesan buat anak untuk dunia akhiratnya dan aset bagi orangtuanya kelak menuju surganya Alloh.Rezeki tidak akan berkurang dengan memondokkan anak justru akan semakin bertambah banyak berkah dan barokah.
Pengasuh sekaligus Pengurus Pondok Ustad Isfaul Mufid juga menyampaikan bahwa “Para santri baru selama Dua bulan tidak boleh dikunjungi orang tuanya dulu agar anak-anak bisa adaptasi di Pondok dan biar krasan juga meminta kerja sama orangtua untuk tidak khawatir dengan anaknya karena di pondok anaknya tercukupi segala kebutuhanya dengan baik dan menanamkan pada diri anak agar disiplin dan taat aturan,”Ungkapnya.
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.














