Polemik Antar Warga Gampingan dan PT Ekamas Hingga Kini Belum ada Kejelasan

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Warga Gampingan sebelum muncul permasalahan saat memilah sampah.

www.kontrasindependent.com Malang- Setelah berulang kali melakukan mediasi, koordinasi melalui pertemuan antara tokoh masyarakat gampingan dengan PT. Ekamas Fortuna permasalahan sampah Plastik non B3 hingga saat ini masih belum ada titik terang.

Waktu yang tidak sebentar 31 tahun sampah plastik yang selama ini menjadi mata pencaharian masyarakat  Gampingan dan Desa Sumberejo Kecamatan pagak Kabupaten Malang dengan memilah-milah sampah.

Baru-baru ini sekitar Dua bulanan lebih  sebanyak 1.281 warga sekitar nganggur tak ada pekerjaan karena Sampah plastik Non B3 di setop dan tidak dikerjakan masyarakat kembali.

Berbagai upaya dilakukan namun nampaknya pihak perusahaan tetap bersi kukuh tidak mau mengeluarkan sampah tersebut yang alasannya masih nunggu dari pusat katanya. Salah satu pemicu terhentinya sampah tersebut pernah beredar di salah satu tiktok media sosial sampah berserakan yang dibakar untuk produksi Gamping

oleh salah satu warga, dari situlah salah satu jadi alasan dari PT. Ekamas Fortuna menghentikan sampahnya dikelolah warga sekitar.

Namun beredarnya vidio tersebut H. Rofi’i Iswahyudi salah satu tokoh masyarakat dan beberapa warga membantah adanya vidio yang beredar itu belum tentu sampah dari Eka mas. Dan selama 31 tahun sampah plastik itu sudah menjadi mata pencaharian warga dan tidak pernah ada masalah.

Baru akhir tahun 2025 yang lalu muncul permasalahan baru, masyarakat masih tetap berharap adanya memilah sampah tetap berjalan, tokoh masyarakat dan warga berharap juga para pejabat Pemeritah Kabupaten Malang melalui Dinas terkait anggota DPRD dan para penegak hukum ikut serta untuk mencarikan solusi permasalahan ini ada jalan keluar, karena ini urusan perut.

Sehubungan dengan hal tersebut dari Media Kontras Independent berupaya melakukan konfirmasi pada salah satu Anggota Dewan Komisi 3 DPRD Kab Malang Kuncoro SH dan Aris Waskito dan anggota Dewan yang lain di hubungi blum ada satupun memberi tanggapan.

Informasi perkembangan hari ini Rabu 4 Pebruari 2026 kabar datang dari Aparat TNI menyampaikan pada Aba Rofi’i selaku tokoh masyarakat Gampingan bahwa perkara pemilahan sampah di gampingan diupayakan jangan sampai ada Demo karena hawatir berdampak pada SMA Taruna Nusantara yang berada di wilayah Gampingan.

Sementara Kapolsek Pagak AKP Surdianto. S.H di konfirmasi (4/2/26) menyampaikan “Saya selaku Kapolsek berharap permasalahan antara warga Gampingan dan Ekamas bisa terselesaikan dengan cara baik tanpa adanya Demo yang nantinya akan merukan kedua belah pihak, selain itu masyarakat agar tetap sabar sambil nunggu hasil Koordinasi dari Polres Malang yang akan di gelar dalam minggu-minggu ini,”ungkapnya.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.