Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Zia Ulhaq Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang.
www.kontrasindependent.com Malang- Setelah muncul pemberitaan pencalonan ketua Koni Kab Malang ada dugaan Kepentingan politik Zia Ulhaq selaku calon yang termasuk salah satu dari Anggota dewan menampik dugaan tersebut.
Melalui via telepone Minggu 1 Pebruari 2026 Zia Ulhaq menyampaikan kami dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang yang juga salah satu bakal calon, tidak serta merta dalam pencalonan itu, karena salah satu syarat calon itu adalah pernah menjadi pengurus di Cabor dan kita tidak ujuk-ujuk muncul mencalonkan mas.
“Saya pernah jadi Pengurus Askab 2021-2025 dan saat ini jadi Penasehat Askab masa jabatan 2025-2030, selain itu Koni dan Dispora itu kan memang mitra dari Komisi IV (Empat) segala keluh kesah itu kita sering rapat terkait olah raga, jadi kita tau gimana kondisi olahrag di kabupaten Malang,”ujarnya.
Lanjut dia “Banyak kok pengurus-pengurus yang profesional di setiap Cabor jadi tujuan kami adalah ingin mengembangkan cabor-cabor di setiap daerah, jadi kita tidak ada kepentingan politik “Tutup Zia.
Lain tempat salah satu mantan anggota anggota DPRD Kabupaten Malang H. Danial menanggapi pemberitaan yang dishare oleh kontras, “Selama ganok aturan syarat calon ketua bebas parpol kan gak papa,”ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malang Dr. H. Suwadji, S.IP., M.Si. dikonfirmasi via telepon beliau jawab via Wadshaap terkait pemberitaan tersebut, “Sementara sy no comment dulu mas, wait and see, Biar berproses sesuai mekanisme dan ketentuannya, berkaitan soal Anggaran Hibah ke KONI THN 2026 sebesar Rp 1,4 M dengan rincian 900 JT untuk KONI cabor-cabor dan khusus PSSI sebesar 500 JT),”timpal mantan Kadiknas Kabupaten Malang itu.
Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.









