KONTRAS INDEPENDENT MEDIA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIS
www.kontrasindepwndent.com TAPANULI SELATAN — Saat sebagian warga masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana, harapan datang dari tangan-tangan kepedulian. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali hadir di tengah masyarakat terdampak dengan membawa bantuan kebutuhan pokok dan penguatan spiritual, sebagai wujud nyata amanah kemanusiaan yang terus dijaga.
Kali ini, kepercayaan tersebut datang dari masyarakat melalui Baznas Provinsi Riau, yang menitipkan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada Baznas Tapsel. Amanah itu bukan sekadar penyerahan bantuan, melainkan juga bentuk keyakinan bahwa, zakat, infak, dan sedekah umat akan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Bantuan yang disalurkan berupa 3 Ton beras dan 200 eksemplar Al-Qur’an. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak, bantuan ini juga dimaksudkan sebagai penguat spiritual agar warga tetap memiliki semangat dalam menghadapi ujian yang mereka alami.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Pada tahap pertama, Baznas Tapsel menyalurkan sebanyak 300 Kg beras dan 50 eksemplar Al-Qur’an kepada para pengungsi korban bencana di Desa Tandihat.
Saat ini, para pengungsi tersebut menempati lokasi hunian di PTPN III Napa, Kecamatan Angkola Selatan. Di tengah keterbatasan, bantuan ini menjadi penopang harapan bagi warga yang masih berjuang bangkit dari keterpurukan.
Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan kembali disalurkan ke dua Dusun yang juga mengalami dampak cukup berat. Dusun Sirongit menerima 130 Kg beras. Sementara Dusun Malako, memperoleh 670 Kg beras.
Kedua wilayah tersebut, dinilai masih membutuhkan perhatian dan bantuan lanjutan agar warganya dapat bertahan sekaligus perlahan memulihkan kehidupan mereka.
Seluruh rangkaian penyaluran bantuan ini dilakukan langsung Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, yang didampingi Wakil Ketua III, Ustad Tua Pardomuan Harahap.
Kehadiran langsung pimpinan Baznas di lokasi penyaluran menjadi bukti bahwa, setiap amanah umat dijaga dengan penuh tanggung jawab dan disampaikan langsung kepada para penerima manfaat.
Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu, kepada wartawan, Jumat (15/01/2026) menegaskan bahwa, setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah besar dari para muzakki, munfiq, dan mushoddiq yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya serta disampaikan secara tepat sasaran.
“Baznas Tapsel akan terus menyalurkan bantuan sesuai amanah yang kami terima dari para muzakki, munfiq, dan mushoddiq. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa, Baznas Tapsel akan terus berikhtiar dan mengambil peran aktif dalam penanganan dampak bencana, serta memastikan setiap bantuan yang diterima benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah duka dan keterbatasan, kehadiran Baznas Tapsel bukan hanya membawa beras dan Al-Qur’an, tetapi juga menghadirkan pesan kuat bahwa, umat tidak pernah sendiri. Selama kepercayaan terus mengalir, Baznas Tapsel akan terus melangkah, menjaga amanah, menyalakan harapan, dan menguatkan mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.(BR)
Publisher : Yakup Hasibuan
Reales : :Syaiman Rambe









