Warga Madura Desak Polda Jatim Usut Tuntas Kasus Pencabulan Di Ponpes Peterongan

Spread the love

Kontras Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik 

Ket foto : Info beredar di medsos.

www.kontrasindeoendent.com Bangkalan- Kasus Pencabulan oleh Oknum Lora Ponpes Nurul Karomah Peterongan Galis Bangkalan warga sudah mulai muak melihat perkembangan proses hukum, akhirnya masyarakat Madura mendesak pada Polres Bangkalan dan Polda Jatim agar segera mengusut tuntas kasus pencabulan itu.

Beberapa tokoh pemuda dan tokoh masyarakat maupun aktifis Madura akan menggelar aksi damai ke polres Bangkalan dan Polda jatim yang akan digelar tgl 14 Januari 2026 karena penanganan kasus tersebut kepolisian dianggap lamban dan diduga kurang Gercep (Gerak Cepat).

Masyarakat memantau Mulai dari kasus pertama laporan pada tgl 1 Desember 2025 terlapor oknum Lora UF sudah jadi tersangka ditahan di Polda Jatim sedangkan laporan kedua pelaku adik kandungnya inisial S yang juga diduga melakukan pelecehan seksual pada santriwatinya.

Oplus_131072

Dilaporkan oleh orang tua korban pada tgl 16 Desember 2025 namun terlihat laporan yang kedua ini terlihat lambat penanganan dari pihak Kepolisian Polda Jatim karena hingga saat ini pelaku belum juga ditahan, bahkan Selasa malam (6/1/26) korban hilang diduga terjadi penculikan pada pukul 1 malam karena korban tiba-tiba hilang dari rumahnya.

Dari kejadian tersebut masyarakat Madura semakin geram, sementara pasca pelaporan dari pihak kepolisian tidak pernah ada pres rilis dari Polda Jatim masyarakat bergejolak bertanya-tanya melalui media sosial kenapa kasus tersebut kok terlihat sunyi gak ada kabar ada apa dengan kasus pencabulan ini?? Ironisnya lagi mana suaranya para tokoh ulama Madura??? Kok terlihat hanya satu dua orang saja yang bersuara??…biasanya ulama’ Madura sangat gercep bila ada kejadian kemungkaran…tapi dengan kejadian dugaan pencabulan ini kok nampak memilih diam?? ….Masyarakat mendesak pada Pihak Kepolisian kasus segera di tuntaskan agar masyarakat tidak liar berprasangka buruk pada APH.

Beredar di media sosial melalui akun tiktok milik Aruf-Kenzo yang selama ini getol menyuarakan kasus pencabulan di Madura Bangkalan itu agar kasus segera di tuntaskan bahkan sering melalui Live tik tok nya diskusi soal kasus Pencabulan.

Melalui akun tiktok Aruf-Kenzo beredar AKSI DAMAI Desakan pada Polres Bangkalan dan Polda Jatim untuk Segera Usut tuntas pelaku kasus pencabulan (Pemerkosaan) Santri, tertulis Korlap : Nur Hidayah.(*)

Publisher : Utsman Pimpinan Liputan Nasional kontras tv dan online.