Kejar Target Akhir Tahun, TNI dan Pemerintah Percepat Pembangunan 117 Unit Huntara di Kayu Pasak Agam

Spread the love

KONTRAS INDEPENFENT MEDIA SARANA RESTORASI PUBLIK

www.kontrasindependent.com

AGAM, SUMATRA BARAT,KONTRAS TV INDEPENDENT – Pemerintah terus bergerak cepat dalam menangani pemulihan pascabencana banjir galodoh dan tanah longsor di Provinsi Sumatra Barat. Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak di Nagari Salareah Aia, Jorong Kayu Pasak, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam.

Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa sinergi antara BNPB, BPBD, PUPR Kabupaten Agam, serta jajaran TNI terus diintensifkan di lapangan. Hingga saat ini, progres pembangunan di titik tersebut telah mencapai 6 persen.

“Personel dari jajaran Korem 032/Wirabraja, yang terdiri dari Kodim 0304/Agam, Batalyon TP 897/Singgalang, dan DenZipur 2/PS, sedang bekerja keras di lapangan. Huntara ini disiapkan untuk menampung 117 Kepala Keluarga (KK) dan kami targetkan rampung pada 30 Desember 2025,” ujar Brigjen TNI Mahfud saat dikonfirmasi Wartawan Kontras TV Indepenfent Rispondi,S.I.Kom.melalui pesan singkat pada Selasa 23 Desember 2025.

Pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan para pengungsi mendapatkan tempat tinggal yang layak sebelum memasuki tahun baru. Kerja bakti lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam perlindungan warga negara pascabencana.

Selain di Kabupaten Agam, Danrem 032/Wirabraja juga mengungkapkan bahwa pembangunan Huntara dilakukan secara serentak di lima kabupaten/kota lainnya di Sumatra Barat, yaitu:
Kabupaten Lima Puluh Kota

Kabupaten Tanah Datar

Kabupaten Padang Pariaman

Kabupaten Pesisir Selatan

Kota Padang

Seluruh titik pembangunan tersebut turut melibatkan dukungan penuh personel TNI dari jajaran Korem 032/Wirabraja di bawah komando Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Kehadiran personel militer, khususnya dari satuan Zeni Tempur, diharapkan mampu mempercepat proses konstruksi di medan-medan yang sulit.

“Kami menyadari urgensi hunian ini bagi masyarakat. Oleh karena itu, personel di lapangan akan terus bekerja optimal agar target operasional pada akhir Desember dapat tercapai, sehingga masyarakat dapat segera menempati hunian yang lebih aman dan nyaman,” tutup Brigjen TNI Mahfud.( Laporan Wartawan Kontras TV Independent Rispondi,S.I.Kom.)

Publisher King Oil

Author: Danielger