Kontras Independen Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik
Ket foto : Anggota Turjagwali Polres Malang Aiptu Eko Josep.
www.kontrasindependent.com Malang-Puluhan Siswa Siswi SMPN 3 Kepanjen terjaring Penertiban berkendara oleh Anggota Turjagwali Polres Malang Rabu 23 April 2025. Pagi hari.
Pantauan Kontras Independent sekira pukul 6:46 Wib terlihat puluhan siswa siswi yang melintas depan pintu utama SMPN 3 Jalan Raya Sukoraharjo, sedang di sidak oleh anggota polantas polres Malang yang tidak memakai Helm.

Sehubungan dengan hal tersebut 2 anggota polres setelah memberikan himbauan dan bimbingan untuk keterliban berlalu lintas pada siswa siswi yang tidak memakai Helm.
Anggota turjagwali Polres Malang Aiptu Eko Josep di konfirmasi menyampaikan “Bahwa kami tidak melakukan Razia akan tetapi kami memberikan himbauan menertibkan pada adek-adek dalam berkendara, ini peringatan pertama dan terakhir agar semua siswa wajib memakai Helm walaupun rumahnya dekat, sedangkan saat ini yang terjaring dari siswa SMPN 3 Kepanjen sekitar ada anak 20-25 siswa,”terangnya.

Lanjut beliau “Sesungguhnya dalam aturan itu tidak boleh adek-adek yang masih SMP berkendara namun kami memberikan kebijakan tidak apa-apa karena memang kondisinya naik angkot itu sulit wilayah sini kami juga sudah berkoordinasi dengan guru-guru dan kepala sekolahnya memberikan himbauan terkait penertiban berkendara demi keselamat adek-adek juga,”,ujarnya.
Satu tempat kepala sekolah SMPN 3 Kepanjen Margo Sujono Hadi di mintai keterangan pihaknya dengan adanya penertiban ini sangat mendukung dan berterima kasih kepada Polantas Polres Malang.
“Terkait masalah itu kami juga tidak bisa interfensi permasalahan ini karena kami disini terima anak-anak masuk lokasi sekolah itu dalam keadaan berjalan kaki dan yang bawa motor itu parkir di luar sana dengan tanda petik “Itu bukan urusan kami sih sebenarnya, itukan urusan orang tuanya dan siswa,”ungkapnya.
Selain itu lanjut dia “Kalau mengenai himbauan kami setiap pagi bila upacara selalu memberikan himbauan andaikan parkirnya di dalam sekolah bila keliatan tidak pakek Helm ya saya cegat gak boleh masuk dan kadang terjadi seperti itu saya panggil orang tuanya untuk mengambil sepeda motornya disekolah,” tutur Kepsek.(Utsman)
Publisher : Utsman Pimpinan liputan Nasional kontras tv dan online.








