Pekerjaan PT. Javier Indoraya Perdana Pemasangan Box Culvert Di By Pass Bukittinggi Diduga Tidak Sesuai Spektek Potensi Rugikan Negara

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI PUBLIK

Bukittinggi, KoiN.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Awak media Kontras Independent(KoiN) tentang pekerjaan pemasangan Box Culvert di jalan By Pass, tepatnya di kelurahan Manggis Ganting, kecamatan Mandiangin Koto Selayan(MKS), kota Bukittinggi, provinsi Sumatera Barat(Sumbar) Rabu (05/07/2023) diduga tidak sesuai Spesifikasi teknis(Spektek).

Ditemukan awak media KoiN dilokasi pekerjaan (07/07), tentang pemasangan Box Culvert tersebut tidak memakai lantai kerja dan sejenis alasnya, juga pemasangannya pun di dalam air tergenang.

Sehingga sambungan antara spigot dan socketnya terlihat tidak menyatu atau dalam kondisi renggang lalu ditutupi pakai bebatuan dan kayu,setelah itu ditimbun kembali dengan tanah urugan dari hasil galian pekerjaan agar tidak kelihatan.

Menurut pendapat M Hidayat, S.T mantan Dosen Fakultas Teknik di UM Sumbar ketika diwawancarai awak media KoiN (10/07), tentang metode pemasangan box culvert yang benar itu sudah ada aturan Spesifikasi teknis(Spetek)-nya,

“Pemasangan box culvert itu harus lebih teliti, tidak bisa asal jadi, sebab itu akan berdampak kepada kerusakan dan takkan bertahan lama juga berpotensi merugikan anggaran negara apabila hasilnya tak sesuai dengan perencanaan serta mutu speknya,”ungkap Hidayat mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) kota Bukittinggi.

Ditambahkan hidayat tentang metode pemasangan box culvert tersebut ada tahapan pelaksanaannya.

“Tahap pertama : mempersiapkan areal pemasangan supaya ukuran lobangnya sesuai dengan kebutuhan, dan memperhatikan kemiringan juga proses dewatering(Pengeringan) apabila lokasi didalam parit air.

Dilanjut tahap kedua : melapisi tanah atau pasir untuk alas box culvert dengan ketebalan antara 7,5cm – 15cm, supaya tidak bergeser ketika sudah terpasang.

Berikut ketahap intinya : setiap pemasangan box culvert harus dalam posisi setepat mungkin, lalu melakukan pengepasan antara spigot dan socket sampai menyatu tanpa ada celah, agar pasangan tersebut terkunci rapi, kuat, juga sesuai dengan fungsinya,

Ditahap terakhir : setelah diperiksa semua kondisinya, barulah finishing dengan melakukan pengurugan dan pemadatan tanah agar kembali terlihat rapi lagi lokasi pekerjaan tersebut,” papar Hidayat dengan panjang lebar memaparkannya.

Disampaikan Adi Purwanto selaku konsultan dalam pekerjaan tersebut ketika diwawancarai awak media KoiN tentang spektek pemasangan box culvert,

“Dalam item pekerjaan pemasangan box culvert ini tidak ada memakai lantai kerja, dan silahkan ditanyakan kepada pihak perencana yakni Pelaksana Jalan Nasional(PJN),” ungkap Adi.

Ditambahkan Adi tentang pemasangan yang tidak maksimal tersebut, karena keterbatasan tenaga kepengawasan,

“Akan pasangan box culvert secara maksimalnya tetap kita usahakan, namun kalaupun ada pasangan tidak sempurna, itu diluar kendali dan sepengetahuan atau pengawasan saya,” tandas adi.

Dilanjut Adi,”sebab yang mengawasi dua paket pekerjaan ini, mulai dari Padang Luar sampai ke Ampek angkek canduang, ditunjuk oleh PU hanya saya sendiri,” pungkas Adi.

Hingga berita ini tayang, awak media KoiN belum mendapatkan keterangan dari pihak pelaksana kegiatan, disinyalir bernama Pram mengaku sebagai Project Manager(PM) dalam struktur direksi dari PT. Javier Indoraya Perdana tersebut pun belum ada keterangan sama sekali disaat dipertanyakan secara tertulis melalui What’s App(WA)-nya (21/07) ketika tidak bisa ditemui langsung dalam waktu yang bersamaan, baik dilokasi pekerjaan maupun diluaran.

Begitu juga siapa Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) yang bertanggung jawab penuh akan kegiatan tersebut belum dapat diketahui awak media KoiN secara pasti, dikarenakan terkesan disamarkan oleh konsultan dan pelaksana, ditambah hari Direksi keet pun tidak ditemukan dilokasi pekerjaan.(Bramdenny).

publisher :Viansyah