KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK
Bukittinggi,KoiN.
Pemerintah kota(Pemkot) Bukittinggi mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) tahun 2023 melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian(DISPARPERIN) Senilai Rp.12.910.999.999,21 tahap II.
Penggunaan APBD Pemkot Bukittinggi bertujuan untuk kegiatan pembangunan dan pengelolaan sarana distribusi perdagangan di eks stasiun, tepatnya di jalan Syech Arrasuli, kelurahan Aur Terjungkang Tengah Sawah(ATTS), kecamatan Guguk Panjang, kota Bukittinggi.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk pekerjaan pembangunan penampungan pedagang pasar bawah, eks pengusaha kuliner stasiun, dan lokasi parkir diatas lahan milik PT. KAI seluas lebih kurang 2 hektare.
CV. Aia Bareh selaku pelaksana pekerjaan dimulai dari tanggal (05/06) selama 180 hari kalender atau berkisar 24 Minggu, nomor kontrak : 02/SPK/PPK/DISPARPERIN/VI/2023, dengan konsultan CV. Mitra Sakinah Consultant.
Dalam pelaksanaan pekerjaan sebulan berjalan yakni di Minggu ke 4 sudah mencapai bobot realisasi plus, jelas melebihi dari perencanaan yang tertuang dalam Time Schedule.
Bobot realisasi tersebut, disampaikan oleh Revi Bahrizal, S.T selaku Project Manager(PM) di perusahaan CV. Aia Bareh dibawah kepemimpinan Mul sebagai direktur perusahaan kontraktor kepada awak media Kontras Independent(KoiN) saat diwawancarai (07/07),
“Dari hasil laporan opname di Minggu ke 4, realisasi pekerjaan telah mencapai progres 15%, +8%, tentunya sudah melebihi dari perencanaan yang berkisar 7%,” tutur Revi.
Ditambahkan Revi,”pada Minggu ke 7 dan 8 mendatang, kami menargetkan untuk pencapaian bobot realisasi berkisar 25%,” papar PM CV. Aia Bareh tersebut.
Dan masyarakat disekitar pun sangat berharap adanya percepatan pembangunan tersebut, yakni seperti yang disampaikan Randi salah seorang pedagang kuliner kepada awak media KoiN (08/07)
“Kami para pedagang pun sangat berharap sekali tentang proses pembangunan lokasi kuliner ini bisa secepatnya terealisasi untuk digunakan dalam usaha dagang yang tertib dan lebih teratur lagi,” ungkap Randi. (Bramdenny)
















